Dari Capaian ke Pengalaman Belajar: Menata Muatan Materi PAI dalam Kerangka Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak cukup diarahkan pada penguasaan materi secara faktual, tetapi perlu memberi pengalaman belajar yang memungkinkan peserta didik memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan pengetahuan. Tuntutan ini menjadikan penataan muatan materi PAI penting, terutama dalam menyelaraskan materi dengan capaian pembelajaran, jenis materi, cakupan dan urutan materi, serta model penyampaiannya. Artikel ini bertujuan menganalisis penataan muatan materi PAI dalam kerangka pembelajaran mendalam. Kajian menggunakan metode studi kepustakaan terhadap artikel ilmiah dan dokumen kebijakan yang relevan dengan materi PAI dan pembelajaran mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa materi PAI berfungsi sebagai penghubung antara capaian pembelajaran dan pengalaman belajar peserta didik. Materi perlu memadukan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif serta disusun secara kontekstual. Pembelajaran mendalam dapat diterapkan melalui analisis masalah, penerapan, kolaborasi, dan refleksi sehingga materi PAI tidak berhenti pada hafalan, tetapi mendorong pemahaman dan pengamalan nilai dalam kehidupan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Published
2026-11-03
Primary Topic
Education and Islamic Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Dari Capaian ke Pengalaman Belajar: Menata Muatan Materi PAI dalam Kerangka Pembelajaran Mendalam

Bina Prima Panggayuh, Dania Putri Muthia, Ahmad Naffakhi, Afait Rahim et al.
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Education and Islamic Studies
article

Dari Capaian ke Pengalaman Belajar: Menata Muatan Materi PAI dalam Kerangka Pembelajaran Mendalam

Bina Prima Panggayuh, Dania Putri Muthia, Ahmad Naffakhi, Afait Rahim, Fauziah Andini Fajar Ayu
article en

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak cukup diarahkan pada penguasaan materi secara faktual, tetapi perlu memberi pengalaman belajar yang memungkinkan peserta didik memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan pengetahuan. Tuntutan ini menjadikan penataan muatan materi PAI penting, terutama dalam menyelaraskan materi dengan capaian pembelajaran, jenis materi, cakupan dan urutan materi, serta model penyampaiannya. Artikel ini bertujuan menganalisis penataan muatan materi PAI dalam kerangka pembelajaran mendalam. Kajian menggunakan metode studi kepustakaan terhadap artikel ilmiah dan dokumen kebijakan yang relevan dengan materi PAI dan pembelajaran mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa materi PAI berfungsi sebagai penghubung antara capaian pembelajaran dan pengalaman belajar peserta didik. Materi perlu memadukan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif serta disusun secara kontekstual. Pembelajaran mendalam dapat diterapkan melalui analisis masalah, penerapan, kolaborasi, dan refleksi sehingga materi PAI tidak berhenti pada hafalan, tetapi mendorong pemahaman dan pengamalan nilai dalam kehidupan.

Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
State University of Jakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 8%
Education and Islamic Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon