Meneguhkan Moderasi Tanpa Relativisme: Rekonstruksi Etika Ikhtilaf dalam Kitab Raf‘ al-Malām Karya Ibnu Taimiyah

Perbedaan pendapat (ikhtilāf) dalam Islam merupakan fenomena epistemologis yang dapat memunculkan ketegangan antara penghormatan terhadap keragaman pandangan dan komitmen terhadap kebenaran normatif. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi etika ikhtilāf dalam kitab Raf‘ al-Malām ‘an al-A’immat al-A‘lām karya Ibnu Taimiyah serta menganalisis relevansinya bagi pengembangan moderasi beragama dalam pendidikan Islam tanpa terjebak dalam relativisme. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan analisis isi terhadap teks primer, didukung literatur yang relevan. Data dianalisis melalui kondensasi, penyajian, interpretasi, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pendapat ulama dapat bersumber dari keterbatasan akses terhadap hadis, perbedaan penilaian validitas riwayat dan pemahaman makna teks, serta pertimbangan penghapusan hukum. Rekonstruksi ini menghasilkan kerangka moderasi yang mengintegrasikan ketelitian epistemologis, penghormatan etis, dan penerapan pedagogis. Penelitian menyimpulkan bahwa etika ikhtilāf dapat memperkuat pendidikan Islam yang menghargai perbedaan secara proporsional, menghindari fanatisme, dan tetap mengevaluasi pendapat berdasarkan kekuatan dalil

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Advances In Education Journal
Published
2026-11-03
Primary Topic
Islamic Studies and Radicalism
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Meneguhkan Moderasi Tanpa Relativisme: Rekonstruksi Etika Ikhtilaf dalam Kitab Raf‘ al-Malām Karya Ibnu Taimiyah

Khoiriyah, Ambotang
Advances In Education Journal
Islamic Studies and Radicalism
article

Meneguhkan Moderasi Tanpa Relativisme: Rekonstruksi Etika Ikhtilaf dalam Kitab Raf‘ al-Malām Karya Ibnu Taimiyah

Khoiriyah, Ambotang
article en

Abstract

Perbedaan pendapat (ikhtilāf) dalam Islam merupakan fenomena epistemologis yang dapat memunculkan ketegangan antara penghormatan terhadap keragaman pandangan dan komitmen terhadap kebenaran normatif. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi etika ikhtilāf dalam kitab Raf‘ al-Malām ‘an al-A’immat al-A‘lām karya Ibnu Taimiyah serta menganalisis relevansinya bagi pengembangan moderasi beragama dalam pendidikan Islam tanpa terjebak dalam relativisme. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan analisis isi terhadap teks primer, didukung literatur yang relevan. Data dianalisis melalui kondensasi, penyajian, interpretasi, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pendapat ulama dapat bersumber dari keterbatasan akses terhadap hadis, perbedaan penilaian validitas riwayat dan pemahaman makna teks, serta pertimbangan penghapusan hukum. Rekonstruksi ini menghasilkan kerangka moderasi yang mengintegrasikan ketelitian epistemologis, penghormatan etis, dan penerapan pedagogis. Penelitian menyimpulkan bahwa etika ikhtilāf dapat memperkuat pendidikan Islam yang menghargai perbedaan secara proporsional, menghindari fanatisme, dan tetap mengevaluasi pendapat berdasarkan kekuatan dalil

Advances In Education Journal
Institut Ahmad Dahlan Probolinggo (ID)
Openalex Percentile: Top 8%
Islamic Studies and Radicalism
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon