Evaluasi Penerapan Sistem Sanitary Landfill Pada Pengelolaan Sampah di TPA Talang Gulo Kota Jambi 2026
Volume sampah yang masuk ke TPA Talang Gulo Kota Jambi meningkat dari 131.616 ton pada 2024 menjadi 136.006 ton pada 2025. TPA ini dikembangkan menjadi sanitary landfill sejak 2021 melalui kerja sama Indonesia–Jerman (Emission Reduction in Cities/ERiC), tetapi wawancara awal menunjukkan praktik operasionalnya masih menyerupai controlled landfill. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan sistem sanitary landfill di TPA Talang Gulo menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian menggunakan metode kualitatif evaluatif dengan enam informan yang dipilih secara purposive sampling (satu informan kunci, tiga informan utama, dan dua informan pendukung). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, serta divalidasi melalui triangulasi sumber, teknik, dan teori. Hasil menunjukkan sumber daya manusia dan sebagian sarana dasar telah tersedia, tetapi alat berat rusak dan terbatas, anggaran operasional terbatas, dan SOP belum diterapkan konsisten. Pemadatan sampah dan pengelolaan lindi telah berjalan, namun parameter COD dan amonia belum memenuhi baku mutu, sedangkan penutupan tanah harian dan pengendalian gas metana belum optimal. Penerapan sanitary landfill di TPA Talang Gulo berada pada tingkat parsial dengan hambatan utama keterbatasan alat berat, ketergantungan penutupan tanah pada Dinas Pekerjaan Umum, keterbatasan anggaran, dan lemahnya koordinasi lintas perangkat daerah.
Authors
- Andree Aulia Rahmat
- Budi Aswin
- Usi Lanita
- Khalilullah
Publication Details
- Journal
- VAKSIN: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
- Published
- 2026-11-03
- Primary Topic
- Municipal Solid Waste Management
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00