Genealogi Orientalisme dan transformasi Studi Islam

Orientalisme merupakan salah satu bidang kajian yang memiliki peranan penting dalam perkembangan studi Islam, terutama dalam membentuk cara dunia Barat memahami agama, sejarah, kebudayaan, dan peradaban masyarakat Muslim. Perkembangan orientalisme tidak dapat dilepaskan dari hubungan panjang antara dunia Islam dan Barat yang meliputi interaksi keagamaan, pertukaran pengetahuan, penerjemahan karya ilmiah, ekspansi kolonial, serta perkembangan lembaga pendidikan modern. Artikel ini bertujuan menganalisis genealogi orientalisme dan transformasi studi Islam dari tradisi keilmuan klasik menuju pendekatan akademik Barat modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis historis-kritis terhadap berbagai literatur yang membahas sejarah keilmuan Islam, perkembangan orientalisme, dan kritik terhadap produksi pengetahuan tentang Timur. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi klasik Islam telah mengembangkan sistem keilmuan yang terstruktur melalui ilmu tafsir, hadis, fikih, ilmu kalam, filsafat, dan sejarah. Sementara itu, kajian Barat terhadap Islam berkembang dari kepentingan teologis pada Abad Pertengahan menuju penelitian filologis, historis, dan akademik pada periode modern. Perkembangan tersebut menghasilkan kontribusi ilmiah dalam penyuntingan naskah, penerjemahan, dan penelitian sejarah Islam, tetapi juga menimbulkan persoalan ketika pengetahuan tentang Islam dipengaruhi oleh kepentingan kolonial dan hubungan kekuasaan. Pemikiran Edward Said memberikan landasan penting untuk mengkritisi hubungan antara pengetahuan dan kekuasaan dalam orientalisme. Artikel ini menyimpulkan bahwa transformasi studi Islam perlu dipahami sebagai proses yang kompleks, bukan sebagai peralihan sederhana dari tradisi klasik menuju modernitas. Dialog kritis antara khazanah keilmuan Islam dan pendekatan akademik modern diperlukan untuk menghasilkan studi Islam yang lebih objektif, kontekstual, dan bertanggung jawab.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research
Published
2026-11-04
Primary Topic
Islamic Studies and History
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Genealogi Orientalisme dan transformasi Studi Islam

M. Mahbubi, Vindia, Arinal, Nadila
ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research
Islamic Studies and History
article

Genealogi Orientalisme dan transformasi Studi Islam

M. Mahbubi, Vindia, Arinal, Nadila
article en

Abstract

Orientalisme merupakan salah satu bidang kajian yang memiliki peranan penting dalam perkembangan studi Islam, terutama dalam membentuk cara dunia Barat memahami agama, sejarah, kebudayaan, dan peradaban masyarakat Muslim. Perkembangan orientalisme tidak dapat dilepaskan dari hubungan panjang antara dunia Islam dan Barat yang meliputi interaksi keagamaan, pertukaran pengetahuan, penerjemahan karya ilmiah, ekspansi kolonial, serta perkembangan lembaga pendidikan modern. Artikel ini bertujuan menganalisis genealogi orientalisme dan transformasi studi Islam dari tradisi keilmuan klasik menuju pendekatan akademik Barat modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis historis-kritis terhadap berbagai literatur yang membahas sejarah keilmuan Islam, perkembangan orientalisme, dan kritik terhadap produksi pengetahuan tentang Timur. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi klasik Islam telah mengembangkan sistem keilmuan yang terstruktur melalui ilmu tafsir, hadis, fikih, ilmu kalam, filsafat, dan sejarah. Sementara itu, kajian Barat terhadap Islam berkembang dari kepentingan teologis pada Abad Pertengahan menuju penelitian filologis, historis, dan akademik pada periode modern. Perkembangan tersebut menghasilkan kontribusi ilmiah dalam penyuntingan naskah, penerjemahan, dan penelitian sejarah Islam, tetapi juga menimbulkan persoalan ketika pengetahuan tentang Islam dipengaruhi oleh kepentingan kolonial dan hubungan kekuasaan. Pemikiran Edward Said memberikan landasan penting untuk mengkritisi hubungan antara pengetahuan dan kekuasaan dalam orientalisme. Artikel ini menyimpulkan bahwa transformasi studi Islam perlu dipahami sebagai proses yang kompleks, bukan sebagai peralihan sederhana dari tradisi klasik menuju modernitas. Dialog kritis antara khazanah keilmuan Islam dan pendekatan akademik modern diperlukan untuk menghasilkan studi Islam yang lebih objektif, kontekstual, dan bertanggung jawab.

ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research
Universitas Nurul Jadid (ID)
Openalex Percentile: Top 6%
Islamic Studies and History
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon