PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN MENDALAM DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA DINI

ABSTRACT Early childhood is a golden age that requires appropriate stimulation and learning strategies, particularly to develop problem-solving skills. This study aims to describe the implementation of deep learning strategies in developing early childhood problem-solving skills at TK B UMP Purwokerto through three main principles: meaningful learning (connecting learning materials with children's real-life experiences), mindful learning (fostering children's engagement and focus through simple project-based learning and small-group discussions), and joyful learning (creating an enjoyable learning environment through songs, games, and environmental exploration). This study employed a descriptive qualitative approach involving the school principal, classroom teacher, and children aged 5–6 years in Group B. Data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data trustworthiness was established through technique triangulation. The findings indicate that the three principles of deep learning were implemented through activities focusing on Healthy and Clean Living Habits and Introduction to Farm Animals. The implementation supported the development of children's problem-solving skills, as demonstrated by three abilities: observing objects using their senses, asking questions and experimenting, and selecting and determining solutions flexibly. ABSTRAK Anak usia dini berada pada masa keemasan (golden age) sehingga memerlukan stimulasi dan strategi pembelajaran yang tepat, terutama untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran mendalam dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah anak usia dini di TK B UMP Purwokerto melalui tiga prinsip utama, yaitu meaningful learning (mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman nyata anak sehari-hari), mindful learning (membangun keterlibatan dan fokus anak melalui pembelajaran berbasis proyek sederhana serta diskusi kelompok kecil), dan joyful learning (menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui lagu, permainan, dan eksplorasi lingkungan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang meliputi kepala sekolah, guru kelas, dan anak kelompok B berusia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga prinsip pembelajaran mendalam diterapkan melalui kegiatan bertema Pembiasaan Hidup Bersih dan Sehat serta Mengenal Hewan Ternak. Penerapan strategi tersebut mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah anak yang ditunjukkan melalui tiga capaian, yaitu anak mampu mengamati objek menggunakan indranya, bertanya dan mencoba, serta memilih dan memutuskan solusi secara fleksibel.

Authors

Publication Details

Journal
STRATEGY Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
Published
2026-11-05
DOI
https://doi.org/10.51878/strategi.v7i1.16592
Primary Topic
Early Childhood Education and Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN MENDALAM DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA DINI

Ma’fiyatun Insiyah, Dinda Nabilatuz Zakia
STRATEGY Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
Early Childhood Education and Development
article

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN MENDALAM DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA DINI

Ma’fiyatun Insiyah, Dinda Nabilatuz Zakia
article en

Abstract

ABSTRACT Early childhood is a golden age that requires appropriate stimulation and learning strategies, particularly to develop problem-solving skills. This study aims to describe the implementation of deep learning strategies in developing early childhood problem-solving skills at TK B UMP Purwokerto through three main principles: meaningful learning (connecting learning materials with children's real-life experiences), mindful learning (fostering children's engagement and focus through simple project-based learning and small-group discussions), and joyful learning (creating an enjoyable learning environment through songs, games, and environmental exploration). This study employed a descriptive qualitative approach involving the school principal, classroom teacher, and children aged 5–6 years in Group B. Data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data trustworthiness was established through technique triangulation. The findings indicate that the three principles of deep learning were implemented through activities focusing on Healthy and Clean Living Habits and Introduction to Farm Animals. The implementation supported the development of children's problem-solving skills, as demonstrated by three abilities: observing objects using their senses, asking questions and experimenting, and selecting and determining solutions flexibly. ABSTRAK Anak usia dini berada pada masa keemasan (golden age) sehingga memerlukan stimulasi dan strategi pembelajaran yang tepat, terutama untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran mendalam dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah anak usia dini di TK B UMP Purwokerto melalui tiga prinsip utama, yaitu meaningful learning (mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman nyata anak sehari-hari), mindful learning (membangun keterlibatan dan fokus anak melalui pembelajaran berbasis proyek sederhana serta diskusi kelompok kecil), dan joyful learning (menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui lagu, permainan, dan eksplorasi lingkungan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang meliputi kepala sekolah, guru kelas, dan anak kelompok B berusia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga prinsip pembelajaran mendalam diterapkan melalui kegiatan bertema Pembiasaan Hidup Bersih dan Sehat serta Mengenal Hewan Ternak. Penerapan strategi tersebut mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah anak yang ditunjukkan melalui tiga capaian, yaitu anak mampu mengamati objek menggunakan indranya, bertanya dan mencoba, serta memilih dan memutuskan solusi secara fleksibel.

STRATEGY Jurnal Inovasi Strategi dan Model PembelajaranVol. 7(1)
Openalex Percentile: Top 8%
Early Childhood Education and Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon