ANALISIS MEMBACA LANCAR SISWA KELAS II SDN PANDEAN LAMPER 02

Reading ability is an essential foundation in elementary education because almost all learning activities require students to read and comprehend information effectively. An initial observation of 28 second-grade students at SDN Pandean Lamper 02 showed that most students possessed relatively good reading skills; however, several students still experienced difficulties, including reading haltingly, pronunciation errors, inappropriate intonation and punctuation, and limited comprehension. This study aims to describe students' reading fluency, identify the forms of reading difficulties experienced by students, and analyze the factors affecting reading fluency among second-grade students. Data were collected through observation, interviews with the second-grade teacher, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña through data condensation, data display, and conclusion drawing. The results of the study involving six subjects revealed that three subjects were categorized as fluent readers, while three others were categorized as non-fluent readers, with main difficulties including spelling habits, interrupted reading, inaccurate phoneme articulation, and limited reading comprehension. Factors related to reading ability encompassed internal aspects such as student interest, motivation, and maturity, as well as external factors including teacher roles, parental support, and the learning environment. ABSTRAK Kemampuan membaca merupakan fondasi penting dalam pembelajaran di sekolah dasar karena hampir seluruh aktivitas pembelajaran memerlukan kemampuan membaca dan memahami informasi secara efektif. Observasi awal pada 28 siswa kelas II SDN Pandean Lamper 02 menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memiliki kemampuan membaca yang cukup baik, namun masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan berupa membaca terbata-bata, kesalahan pelafalan, intonasi dan tanda baca yang belum tepat, serta pemahaman isi bacaan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca lancar, mengidentifikasi bentuk kesulitan membaca, dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan membaca lancar siswa kelas II SDN Pandean Lamper 02. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas II, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada enam subjek menunjukkan bahwa tiga subjek berada pada kategori lancar dan tiga subjek lainnya berada pada kategori tidak lancar dengan hambatan utama berupa kebiasaan mengeja, pembacaan terputus-putus, artikulasi fonem yang kurang tepat, serta rendahnya pemahaman teks. Faktor yang berhubungan dengan kemampuan membaca mencakup faktor internal seperti minat, motivasi, dan kematangan siswa, serta faktor eksternal berupa peran guru, dukungan orang tua, dan iklim lingkungan belajar.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
TEACHING Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Published
2026-11-04
DOI
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i4.16080
Primary Topic
Reading and Literacy Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

ANALISIS MEMBACA LANCAR SISWA KELAS II SDN PANDEAN LAMPER 02

Fajar Cahyadi, Husni Wakhyudin, Nunuk Ulan Safitri
TEACHING Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Reading and Literacy Development
article

ANALISIS MEMBACA LANCAR SISWA KELAS II SDN PANDEAN LAMPER 02

Fajar Cahyadi, Husni Wakhyudin, Nunuk Ulan Safitri
article en

Abstract

Reading ability is an essential foundation in elementary education because almost all learning activities require students to read and comprehend information effectively. An initial observation of 28 second-grade students at SDN Pandean Lamper 02 showed that most students possessed relatively good reading skills; however, several students still experienced difficulties, including reading haltingly, pronunciation errors, inappropriate intonation and punctuation, and limited comprehension. This study aims to describe students' reading fluency, identify the forms of reading difficulties experienced by students, and analyze the factors affecting reading fluency among second-grade students. Data were collected through observation, interviews with the second-grade teacher, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña through data condensation, data display, and conclusion drawing. The results of the study involving six subjects revealed that three subjects were categorized as fluent readers, while three others were categorized as non-fluent readers, with main difficulties including spelling habits, interrupted reading, inaccurate phoneme articulation, and limited reading comprehension. Factors related to reading ability encompassed internal aspects such as student interest, motivation, and maturity, as well as external factors including teacher roles, parental support, and the learning environment. ABSTRAK Kemampuan membaca merupakan fondasi penting dalam pembelajaran di sekolah dasar karena hampir seluruh aktivitas pembelajaran memerlukan kemampuan membaca dan memahami informasi secara efektif. Observasi awal pada 28 siswa kelas II SDN Pandean Lamper 02 menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memiliki kemampuan membaca yang cukup baik, namun masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan berupa membaca terbata-bata, kesalahan pelafalan, intonasi dan tanda baca yang belum tepat, serta pemahaman isi bacaan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca lancar, mengidentifikasi bentuk kesulitan membaca, dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan membaca lancar siswa kelas II SDN Pandean Lamper 02. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas II, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada enam subjek menunjukkan bahwa tiga subjek berada pada kategori lancar dan tiga subjek lainnya berada pada kategori tidak lancar dengan hambatan utama berupa kebiasaan mengeja, pembacaan terputus-putus, artikulasi fonem yang kurang tepat, serta rendahnya pemahaman teks. Faktor yang berhubungan dengan kemampuan membaca mencakup faktor internal seperti minat, motivasi, dan kematangan siswa, serta faktor eksternal berupa peran guru, dukungan orang tua, dan iklim lingkungan belajar.

TEACHING Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu PendidikanVol. 6(4)
Universitas PGRI Semarang (ID)
Openalex Percentile: Top 8%
Reading and Literacy Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon