PENGEMBANGAN KAMPUNG PANCASILA MELALUI PROGRAM PENGHIJAUAN SEBAGAI WUJUD PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN PENGUATAN NILAI GOTONG
Environmental challenges in high-density urban residential areas are primarily characterized by limited green open spaces, underutilized alleys, and an unmanaged accumulation of domestic inorganic waste. This community service project aimed to revitalize environmental quality through alley greening, urban farming, and early childhood inorganic waste management education. The initiative was carried out in Ngagelrejo RT 01–04, RW 02, Wonokromo District, Surabaya, involving 45 adult residents and 25 neighborhood children. Implementing the Asset-Based Community Development (ABCD) framework, the intervention encompassed structured spatial asset mapping, participatory communal greening, and hands-on upcycling workshops. The outcomes included the construction of 4 functional vertical garden modules, the planting of 120 productive vegetable and medicinal seedlings along public corridors, and the creation of 35 upcycled decorative items from plastic containers. This collaborative program successfully improved residential ecological functions while revitalizing communal solidarity and neighborhood civic identity within the Kampung Pancasila framework. ABSTRAK Permasalahan lingkungan di kawasan permukiman perkotaan umumnya ditandai oleh defisit ruang terbuka hijau, pemanfaatan pekarangan yang pasif, serta menumpuknya limbah anorganik rumah tangga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan merevitalisasi kualitas lingkungan pemukiman melalui penghijauan lorong, urban farming, serta edukasi pemilahan sampah anorganik. Program dilaksanakan di wilayah Ngagelrejo RT 01–04, RW 02, Kecamatan Wonokromo, Surabaya dengan sasaran 45 warga dan 25 anak-anak. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang memadukan survei terstruktur, aksi lingkungan gotong royong, dan lokakarya daur ulang kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan terbangunnya 4 unit instalasi vertical garden, penanaman 120 bibit tanaman sayur serta toga di sepanjang koridor gang, dan pembuatan 35 produk kerajinan bernilai guna dari limbah botol plastik. Inisiatif kolaboratif ini terbukti memulihkan fungsi ekologis lorong pemukiman sekaligus mengukuhkan modal sosial serta identitas Kampung Pancasila secara berkelanjutan.
Authors
- Cahya Wulandari
- Lis Setyowati (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-8941-1791)
- Denny Astanto
- Rusmanto Rusmanto (ORCID: https://orcid.org/0000-0001-7091-4906)
- Luluk Nur Aini
- Nuryadi Nuryadi
- Sivani Melati Putri
- Sevia Melina Putri
- Andini Dyah Merunita
- Figar Dwi Basthomi
- Ellen Andi Kurniawati
- Aildam Dana Shanity
- Selfiana Noor Apsari
- Mir’atus Saura Charissa Putri
Publication Details
- Journal
- COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Published
- 2026-11-05
- DOI
- https://doi.org/10.51878/community.v7i1.16530
- Primary Topic
- Waste Management and Recycling
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00