ANALISIS PROSES BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA DI SMPK SANTA MARIA ASSUMPTA KUPANG
The main problem in this study is the suboptimal critical thinking process of students in solving mathematical story problems, which is characterized by the tendency of students to only memorize formulas without understanding the concept, difficulty in transforming verbal information into mathematical models, and a lack of looking back activity on the final answer, as found in initial observations in class VIII-D SMPK Santa Maria Assumpta Kupang. This study aims to describe the critical thinking process of these students in solving mathematical story problems on number patterns based on indicators of interpretation, analysis, evaluation, and inference. The study used a descriptive qualitative approach with three students as research subjects selected through purposive sampling based on their activeness and communication skills. Data were collected through written tests in the form of mathematical story problems and semi-structured interviews, then analyzed using the Miles and Huberman model after being tested for validity through technical and time triangulation. The results of the study indicate that the students' critical thinking process is suboptimal; although at the interpretation stage the subjects were able to identify information correctly, at the analysis stage the students experienced major obstacles in transforming verbal information into formal mathematical models, made calculation errors at the evaluation stage, and failed to provide accurate inferences due to the lack of a rechecking process. Thus, it can be concluded that students' critical thinking skills are still weak, particularly in the areas of analysis, evaluation, and inference. Therefore, learning interventions that emphasize comprehensive conceptual understanding and problem-solving skills are needed. ABSTRAK Masalah pokok dalam penelitian ini adalah belum optimalnya proses berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, yang ditandai dengan kecenderungan siswa hanya menghafal rumus tanpa memahami konsep, kesulitan dalam mentransformasikan informasi verbal ke dalam model matematika, serta kurangnya aktivitas pemeriksaan kembali (looking back) terhadap jawaban akhir, sebagaimana ditemukan dalam observasi awal di kelas VIII-D SMPK Santa Maria Assumpta Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa tersebut dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pola bilangan berdasarkan indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian tiga orang siswa yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan keaktifan dan kemampuan komunikasi. Data dikumpulkan melalui tes tertulis berupa soal cerita matematika dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman setelah diuji keabsahannya melalui triangulasi teknik dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir kritis siswa belum optimal; meskipun pada tahap interpretasi subjek mampu mengidentifikasi informasi dengan tepat, namun pada tahap analisis siswa mengalami hambatan besar dalam mentransformasikan informasi verbal menjadi model matematika formal, melakukan kesalahan perhitungan pada tahap evaluasi, serta gagal memberikan inferensi yang akurat karena minimnya proses pemeriksaan kembali. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih lemah, terutama pada aspek analisis, evaluasi, dan inferensi, sehingga diperlukan intervensi pembelajaran yang lebih menekankan pada pemahaman konsep dan keterampilan pemecahan masalah secara utuh.
Authors
- Maria Gracia Manoe Gawa
- Agapitus Hendrikus Kaluge
- Guido Stefano Jomar
Institutions
- Universitas Katolik Widya Mandira (ID)
Publication Details
- Journal
- TEACHING Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
- Published
- 2026-11-04
- DOI
- https://doi.org/10.51878/teaching.v6i4.16472
- Primary Topic
- Mathematics Education and Pedagogy
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00