ANALISIS BUTIR SOAL TES PENGETAHUAN MATERI SEPAK BOLA PADA GURU PJOK SMP SE-KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH

Knowledge test instruments administered by Physical Education, Sport, and Health teachers in junior high schools are frequently adapted from existing worksheets without adequate empirical item analysis. This study aims to analyze the quality of ninth-grade football knowledge test items developed by physical education teachers across Salahutu Subdistrict, Central Maluku Regency, focusing on item difficulty and discrimination indices. A quantitative descriptive method was applied, involving a purposive sample of 103 ninth-grade students from five schools: SMP Negeri 7, 13, 20, 21, and 27 Central Maluku. Data gathered through multiple-choice objective tests were evaluated using classical item difficulty and discrimination formulas with a 50% upper and lower group split. The results indicate that the majority of test items in SMP Negeri 13, 21, and 7 fall into the moderate difficulty category (44%–64%), whereas SMP Negeri 27 is heavily dominated by easy items (84%), and SMP Negeri 20 presents a relatively high proportion of difficult items (30%). Regarding item discrimination, most items across all participating schools are categorized as fair to poor, with only a marginal fraction demonstrating good discriminating power. This study concludes that the football knowledge test items designed by teachers in Salahutu Subdistrict require substantial revision, particularly in distractor efficiency and discrimination power, to ensure objective and accurate cognitive measurement. ABSTRAK Instrumen tes pengetahuan yang digunakan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah menengah pertama sering disusun dengan mengadaptasi soal tanpa melalui proses analisis empiris yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal tes pengetahuan materi sepak bola kelas IX yang disusun oleh guru PJOK SMP se-Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, ditinjau dari tingkat kesukaran dan daya pembeda soal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel purposive sampling sebanyak 103 siswa kelas IX dari lima sekolah, yaitu SMP Negeri 7, 13, 20, 21, dan 27 Maluku Tengah. Data dikumpulkan melalui tes objektif pilihan ganda dan dianalisis menggunakan indeks tingkat kesukaran serta indeks daya pembeda dengan membagi kelompok atas dan bawah masing-masing 50%. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas butir soal di SMP Negeri 13, 21, dan 7 berada pada kategori sedang (44%–64%), sedangkan SMP Negeri 27 didominasi soal kategori mudah (84%), dan SMP Negeri 20 memiliki proporsi soal sukar yang cukup tinggi (30%). Pada aspek daya pembeda, mayoritas butir soal di seluruh sekolah tergolong dalam kategori cukup hingga jelek, dengan hanya sebagian kecil soal yang berkategori baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen tes pengetahuan sepak bola buatan guru PJOK di Kecamatan Salahutu masih memerlukan revisi mendalam pada daya pembeda dan efektivitas pengecoh agar mampu mengukur kompetensi kognitif siswa secara objektif dan akurat.

Authors

Publication Details

Journal
EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Published
2026-11-04
DOI
https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.16503
Primary Topic
Physical Education and Pedagogy
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

ANALISIS BUTIR SOAL TES PENGETAHUAN MATERI SEPAK BOLA PADA GURU PJOK SMP SE-KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH

Emma Rumahlewang, Mariana Ditboya Hukubun, Nurul Saghita Maruapey
EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Physical Education and Pedagogy
article

ANALISIS BUTIR SOAL TES PENGETAHUAN MATERI SEPAK BOLA PADA GURU PJOK SMP SE-KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH

Emma Rumahlewang, Mariana Ditboya Hukubun, Nurul Saghita Maruapey
article en

Abstract

Knowledge test instruments administered by Physical Education, Sport, and Health teachers in junior high schools are frequently adapted from existing worksheets without adequate empirical item analysis. This study aims to analyze the quality of ninth-grade football knowledge test items developed by physical education teachers across Salahutu Subdistrict, Central Maluku Regency, focusing on item difficulty and discrimination indices. A quantitative descriptive method was applied, involving a purposive sample of 103 ninth-grade students from five schools: SMP Negeri 7, 13, 20, 21, and 27 Central Maluku. Data gathered through multiple-choice objective tests were evaluated using classical item difficulty and discrimination formulas with a 50% upper and lower group split. The results indicate that the majority of test items in SMP Negeri 13, 21, and 7 fall into the moderate difficulty category (44%–64%), whereas SMP Negeri 27 is heavily dominated by easy items (84%), and SMP Negeri 20 presents a relatively high proportion of difficult items (30%). Regarding item discrimination, most items across all participating schools are categorized as fair to poor, with only a marginal fraction demonstrating good discriminating power. This study concludes that the football knowledge test items designed by teachers in Salahutu Subdistrict require substantial revision, particularly in distractor efficiency and discrimination power, to ensure objective and accurate cognitive measurement. ABSTRAK Instrumen tes pengetahuan yang digunakan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah menengah pertama sering disusun dengan mengadaptasi soal tanpa melalui proses analisis empiris yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal tes pengetahuan materi sepak bola kelas IX yang disusun oleh guru PJOK SMP se-Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, ditinjau dari tingkat kesukaran dan daya pembeda soal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel purposive sampling sebanyak 103 siswa kelas IX dari lima sekolah, yaitu SMP Negeri 7, 13, 20, 21, dan 27 Maluku Tengah. Data dikumpulkan melalui tes objektif pilihan ganda dan dianalisis menggunakan indeks tingkat kesukaran serta indeks daya pembeda dengan membagi kelompok atas dan bawah masing-masing 50%. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas butir soal di SMP Negeri 13, 21, dan 7 berada pada kategori sedang (44%–64%), sedangkan SMP Negeri 27 didominasi soal kategori mudah (84%), dan SMP Negeri 20 memiliki proporsi soal sukar yang cukup tinggi (30%). Pada aspek daya pembeda, mayoritas butir soal di seluruh sekolah tergolong dalam kategori cukup hingga jelek, dengan hanya sebagian kecil soal yang berkategori baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen tes pengetahuan sepak bola buatan guru PJOK di Kecamatan Salahutu masih memerlukan revisi mendalam pada daya pembeda dan efektivitas pengecoh agar mampu mengukur kompetensi kognitif siswa secara objektif dan akurat.

EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan KependidikanVol. 6(4)
Openalex Percentile: Top 7%
Physical Education and Pedagogy
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon