IMPLEMENTASI METODE TALAQQI BERBASIS DRILL DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEGON SANTRI BARU PONDOK PESANTREN SAFINATUN NAJAH

Pegon script, as a writing medium that combines Arabic letters with Javanese pronunciation rules, remains a basic competency that santri in salaf boarding schools must master, since almost all classical texts and traditional religious materials are written in this script. However, mastery of Pegon reading among beginner-level santri is often hindered by a lack of early reading habituation, limited learning time, and variation in santri's initial ability due to differing formal education backgrounds. This study aims to describe the implementation process, forms of drill exercises, development of reading ability, and obstacles and solutions in applying the drill-based talaqqi method in Pegon reading instruction for beginner-level santri at Pondok Pesantren Safinatun Najah Blora. The study used a descriptive qualitative approach with a case study design, involving 15 beginner-level santri and one supervising ustadz as research subjects, with data collected through participatory observation, interviews, and documentation across several learning sessions. The results show that the method was implemented through a cycle of reading modeling, imitation, direct correction, and repetition (drill), with exercise forms covering letter recognition, diacritics and sounds, words and sentences, and scheduled review (murojaah). Santri's reading ability improved significantly across all observed indicators: letter recognition rose from 50% to 90%, diacritic accuracy from 38% to 85%, word-reading ability from 33% to 86%, sentence-reading ability from 30% to 80%, and overall reading fluency from 28% to 80%. Obstacles found included heterogeneity in santri's initial ability, limited learning time, lack of standardized teaching materials, and potential boredom from monotonous repetition, which were addressed through tiered grouping, peer tutoring, graded drill materials, and varied exercise activities. These findings confirm that the drill-based talaqqi method has the potential to effectively improve beginner-level santri's Pegon reading ability, with success remaining dependent on practice consistency, teacher competence, and overall classroom management. ABSTRAK Aksara Pegon, sebagai media tulis yang memadukan huruf Arab dengan kaidah pelafalan bahasa Jawa, masih menjadi kompetensi dasar yang wajib dikuasai santri di lingkungan pondok pesantren salaf karena hampir seluruh kitab kuning dan materi keagamaan tradisional disusun dengan aksara tersebut. Namun demikian, penguasaan membaca Pegon pada santri tingkat dasar kerap terkendala oleh minimnya pembiasaan membaca sejak dini, keterbatasan waktu belajar, serta variasi kemampuan awal santri yang berasal dari latar belakang pendidikan formal berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pelaksanaan, bentuk-bentuk latihan, perkembangan kemampuan, serta kendala dan upaya penyelesaian dalam penerapan metode talaqqi berbasis drill pada pembelajaran membaca Pegon santri tingkat dasar di Pondok Pesantren Safinatun Najah Blora. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan 15 santri tingkat dasar dan seorang ustadz pengampu sebagai subjek penelitian, dengan data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi selama beberapa kali pertemuan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode berlangsung melalui siklus pemodelan bacaan, peniruan, koreksi langsung, dan pengulangan (drill), dengan bentuk latihan meliputi pengenalan huruf, harakat dan bunyi, kata dan kalimat, serta murojaah terjadwal. Perkembangan kemampuan santri menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada seluruh indikator yang diamati: kemampuan pengenalan huruf meningkat dari 50% menjadi 90%, ketepatan harakat dari 38% menjadi 85%, kemampuan membaca kata dari 33% menjadi 86%, kemampuan membaca kalimat dari 30% menjadi 80%, dan kelancaran membaca secara umum dari 28% menjadi 80%. Kendala yang ditemukan meliputi heterogenitas kemampuan awal santri, keterbatasan waktu pembelajaran, minimnya bahan ajar terstandar, serta potensi kejenuhan akibat pengulangan yang monoton, yang diatasi melalui pengelompokan berjenjang, pemanfaatan tutor sebaya, penyusunan materi drill bertingkat, dan variasi kegiatan latihan. Temuan ini menegaskan bahwa metode talaqqi berbasis drill berpotensi efektif meningkatkan kemampuan membaca Pegon santri tingkat dasar, dengan keberhasilan yang tetap bergantung pada konsistensi latihan, kompetensi pengajar, dan pengelolaan pembelajaran secara keseluruhan.

Authors

Publication Details

Journal
EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Published
2026-11-04
DOI
https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.16066
Primary Topic
Arabic Language Education Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

IMPLEMENTASI METODE TALAQQI BERBASIS DRILL DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEGON SANTRI BARU PONDOK PESANTREN SAFINATUN NAJAH

Ahmad Farih Dzakiy, Ahmad Torikul Jannah
EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Arabic Language Education Studies
article

IMPLEMENTASI METODE TALAQQI BERBASIS DRILL DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEGON SANTRI BARU PONDOK PESANTREN SAFINATUN NAJAH

Ahmad Farih Dzakiy, Ahmad Torikul Jannah
article en

Abstract

Pegon script, as a writing medium that combines Arabic letters with Javanese pronunciation rules, remains a basic competency that santri in salaf boarding schools must master, since almost all classical texts and traditional religious materials are written in this script. However, mastery of Pegon reading among beginner-level santri is often hindered by a lack of early reading habituation, limited learning time, and variation in santri's initial ability due to differing formal education backgrounds. This study aims to describe the implementation process, forms of drill exercises, development of reading ability, and obstacles and solutions in applying the drill-based talaqqi method in Pegon reading instruction for beginner-level santri at Pondok Pesantren Safinatun Najah Blora. The study used a descriptive qualitative approach with a case study design, involving 15 beginner-level santri and one supervising ustadz as research subjects, with data collected through participatory observation, interviews, and documentation across several learning sessions. The results show that the method was implemented through a cycle of reading modeling, imitation, direct correction, and repetition (drill), with exercise forms covering letter recognition, diacritics and sounds, words and sentences, and scheduled review (murojaah). Santri's reading ability improved significantly across all observed indicators: letter recognition rose from 50% to 90%, diacritic accuracy from 38% to 85%, word-reading ability from 33% to 86%, sentence-reading ability from 30% to 80%, and overall reading fluency from 28% to 80%. Obstacles found included heterogeneity in santri's initial ability, limited learning time, lack of standardized teaching materials, and potential boredom from monotonous repetition, which were addressed through tiered grouping, peer tutoring, graded drill materials, and varied exercise activities. These findings confirm that the drill-based talaqqi method has the potential to effectively improve beginner-level santri's Pegon reading ability, with success remaining dependent on practice consistency, teacher competence, and overall classroom management. ABSTRAK Aksara Pegon, sebagai media tulis yang memadukan huruf Arab dengan kaidah pelafalan bahasa Jawa, masih menjadi kompetensi dasar yang wajib dikuasai santri di lingkungan pondok pesantren salaf karena hampir seluruh kitab kuning dan materi keagamaan tradisional disusun dengan aksara tersebut. Namun demikian, penguasaan membaca Pegon pada santri tingkat dasar kerap terkendala oleh minimnya pembiasaan membaca sejak dini, keterbatasan waktu belajar, serta variasi kemampuan awal santri yang berasal dari latar belakang pendidikan formal berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pelaksanaan, bentuk-bentuk latihan, perkembangan kemampuan, serta kendala dan upaya penyelesaian dalam penerapan metode talaqqi berbasis drill pada pembelajaran membaca Pegon santri tingkat dasar di Pondok Pesantren Safinatun Najah Blora. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan 15 santri tingkat dasar dan seorang ustadz pengampu sebagai subjek penelitian, dengan data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi selama beberapa kali pertemuan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode berlangsung melalui siklus pemodelan bacaan, peniruan, koreksi langsung, dan pengulangan (drill), dengan bentuk latihan meliputi pengenalan huruf, harakat dan bunyi, kata dan kalimat, serta murojaah terjadwal. Perkembangan kemampuan santri menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada seluruh indikator yang diamati: kemampuan pengenalan huruf meningkat dari 50% menjadi 90%, ketepatan harakat dari 38% menjadi 85%, kemampuan membaca kata dari 33% menjadi 86%, kemampuan membaca kalimat dari 30% menjadi 80%, dan kelancaran membaca secara umum dari 28% menjadi 80%. Kendala yang ditemukan meliputi heterogenitas kemampuan awal santri, keterbatasan waktu pembelajaran, minimnya bahan ajar terstandar, serta potensi kejenuhan akibat pengulangan yang monoton, yang diatasi melalui pengelompokan berjenjang, pemanfaatan tutor sebaya, penyusunan materi drill bertingkat, dan variasi kegiatan latihan. Temuan ini menegaskan bahwa metode talaqqi berbasis drill berpotensi efektif meningkatkan kemampuan membaca Pegon santri tingkat dasar, dengan keberhasilan yang tetap bergantung pada konsistensi latihan, kompetensi pengajar, dan pengelolaan pembelajaran secara keseluruhan.

EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan KependidikanVol. 6(4)
Openalex Percentile: Top 8%
Arabic Language Education Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon