MANAJEMEN PENILAIAN KINERJA AKADEMIK DOSEN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN
Learning quality in Islamic higher education depends heavily on lecturers’ academic performance. However, performance appraisal in religious programs such as Islamic Guidance and Counseling (BKI) faces inadequate instrument standardization, limited constructive feedback, and insufficient explicit integration of Islamic values. This study analyzes and describes the management of BKI lecturers’ academic performance appraisal to improve learning quality at Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung, using the Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) framework and examining supporting and inhibiting factors. This qualitative instrumental case study employed in-depth interviews, participant observation, and document analysis, involving three purposively selected informants. The findings indicate that planning is participatory and grounded in clear regulations, while organizational arrangements follow a hierarchical structure incorporating student evaluations. Implementation integrates multisource appraisal with Islamic values of amanah (trustworthiness), ikhlas (sincerity), and itqan (excellence), whereas supervision prioritizes professional development over formal sanctions. Supporting factors include lecturers’ commitment, academic information systems, and a collegial work culture; obstacles include reporting delays and limited administrative staffing. The study concludes that effective appraisal management depends on participatory implementation of POAC functions and their integration with Islamic values, offering a conceptual contribution to developing an Islamic values-based model of lecturer performance appraisal in Islamic higher education. ABSTRAK Mutu pembelajaran di perguruan tinggi Islam sangat bergantung pada kinerja akademik dosen, namun sistem penilaian kinerja pada program studi keagamaan seperti Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) masih menghadapi kendala berupa lemahnya standarisasi instrumen, minimnya umpan balik konstruktif, dan belum terintegrasinya nilai-nilai keislaman ke dalam proses penilaian secara eksplisit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan manajemen penilaian kinerja akademik dosen BKI dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, mencakup aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan berdasarkan fungsi Planning, Organizing, Actuating, Controlling (POAC), serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap tiga informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara partisipatif dan berlandaskan regulasi yang jelas, pengorganisasian memiliki struktur berjenjang yang melibatkan mahasiswa sebagai salah satu sumber penilaian, pelaksanaan mengintegrasikan penilaian multi-sumber sekaligus nilai-nilai keislaman seperti amanah, ikhlas, dan itqan, sedangkan pengawasan lebih menekankan pembinaan dibandingkan sanksi formal. Faktor pendukung utama meliputi komitmen dosen, sistem informasi akademik, dan budaya kerja kolegial, sementara faktor penghambat utama adalah keterlambatan pelaporan dan keterbatasan tenaga administrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas manajemen penilaian kinerja dosen BKI ditentukan oleh sejauh mana fungsi POAC dijalankan secara partisipatif dan terintegrasi dengan nilai keislaman, sehingga menjadi kontribusi konseptual bagi pengembangan model penilaian kinerja dosen berbasis nilai keislaman di perguruan tinggi Islam.
Authors
- Lilis Suwandari
- Faiz Ramdhan Azmalia
Publication Details
- Journal
- EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
- Published
- 2026-11-04
- DOI
- https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.15702
- Primary Topic
- Management and Performance Evaluation
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00