BIOGROW-REJO (BIO ORGANIC GROWTH REJOMULYO): INOVASI PUPUK ORGANIK CAIR BERBASIS LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA SEBAGAI SOLUSI PENGELOLAAN SAMPAH DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN REJOMULYO
Household organic waste management remains a persistent environmental issue in Rejomulyo Village, South Metro District, Metro City. Limited community capacity in sorting and processing domestic organic residues results in biodegradable resources accumulating in residential environments. The BIOGROW-REJO (Bio Organic Growth Rejomulyo) initiative was executed as a community empowerment intervention to enhance domestic knowledge and practical capabilities in converting household kitchen waste into liquid organic fertilizer (LOF). The community project was conducted on 27 July 2026 through an active participatory framework engaging municipal officials, neighborhood leaders, farmer groups, youth organizations, and family welfare empowerment women. The intervention stages encompassed initial baseline observation, stakeholder coordination, educational socialization, method demonstration, guided group practice in three designated units, and comprehensive evaluation utilizing pre-test, post-test, and a five-indicator skill observation rubric administered to 14 focal participants. Cognitive evaluation results revealed an increase in the mean knowledge score from 85.00% in the pre-test to 93.57% in the post-test, representing an improvement of 8.57 percentage points. Observable behavioral outputs demonstrated that all participant clusters successfully generated 15 liters of active fermentation mash, with 100% of participants accurately sorting organic ingredients and concocting bio-activator mixtures. This community initiative confirms that direct hands-on training effectively elevates local technical capacity in home-scale organic recycling. However, sustainable residential waste reduction at scale requires continued institutional mentoring, laboratory nutrient verification, and disciplined domestic segregation protocols. ABSTRAK Pengelolaan limbah organik rumah tangga masih menjadi persoalan lingkungan di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro. Keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam memilah dan memanfaatkan limbah organik menyebabkan bahan berpotensi guna masih berakhir menumpuk di lingkungan. Program BIOGROW-REJO (Bio Organic Growth Rejomulyo) dilaksanakan sebagai kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC). Kegiatan dilaksanakan pada 27 Juli 2026 dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan unsur aparatur kelurahan, ketua RW/RT, kelompok tani, karang taruna, dan kelompok PKK. Tahapan program meliputi observasi awal, koordinasi, sosialisasi, demonstrasi, praktik mandiri terpandu dalam tiga kelompok, serta evaluasi berbasis pre-test, post-test, dan lembar observasi keterampilan lima indikator terhadap 14 peserta sasaran. Hasil evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 85,00% pada pre-test menjadi 93,57% pada post-test atau mengalami kenaikan sebesar 8,57 poin persentase. Luaran keterampilan langsung tercermin dari keberhasilan seluruh kelompok menghasilkan 15 liter cairan fermentasi POC siap proses serta kemampuan 100% peserta memilah bahan dan menyiapkan aktivator secara tepat. Program ini membuktikan bahwa pelatihan terpadu efektif menumbuhkan kecakapan teknis awal masyarakat dalam mengolah limbah rumah tangga. Keberlanjutan reduksi timbulan sampah secara luas tetap memerlukan pendampingan berkala, pengujian mutu laboratorium, serta konsistensi pemilahan mandiri di tingkat keluarga.
Authors
- Iwang Davi Setiawan
- Lidia Nabela
- Fitria Maylanda
- Mulyadi Mulyadi
- Bunga Indah Nurrosanty
- Risa Annisa
- Ahmad Fahrezi
- Enisa Indriani
- Meta Reni
- Leny Marlina
Publication Details
- Journal
- COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Published
- 2026-11-05
- DOI
- https://doi.org/10.51878/community.v7i1.16527
- Primary Topic
- Waste Management and Recycling
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00