MANAJEMEN PEMBINAAN KEAGAMAAN DI UPT SMAN 1 BULUKUMBA MANAGEMENT OF RELIGIOUS DEVELOPMENT AT UPT SMAN 1 BULUKUMBA
Religious development in schools represents a strategic effort to cultivate student character grounded in noble morality and religious values. However, its practical implementation faces notable challenges, such as limited competent internal human resources and suboptimal motivation among educators, parents, and students. This study aims to analyze the management of religious development at UPT SMAN 1 Bulukumba examined through planning, organizing, actuating, and controlling (POAC) dimensions. A descriptive qualitative method utilizing phenomenological, psychological, and sociological approaches was conducted through in-depth interviews, participant observations, and documentation involving eight key informants. The findings reveal that UPT SMAN 1 Bulukumba administers eight structured religious development programs coordinated by Islamic Religious Education (PAI) teachers and external mentors. Planning is carried out through collaborative deliberation and program execution runs consistently, yet organizing lacks formal appointment decrees and parental monitoring at home remains limited. This study recommends sustaining the TAJDID program (Qur'anic Memorization, Congregational Zuhur Prayer, and Habituation of Dhuha Prayer), which has been officially endorsed by the principal to foster students' religious character. ABSTRAK Pembinaan keagamaan di sekolah merupakan upaya strategis untuk membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan. Namun demikian, pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, seperti terbatasnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang keagamaan serta belum optimalnya motivasi dari unsur pengajar, orang tua, maupun peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembinaan keagamaan di lingkungan UPT SMAN 1 Bulukumba ditinjau dari aspek perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis, psikologis, dan sosiologis melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi terhadap delapan orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPT SMAN 1 Bulukumba menyelenggarakan delapan jenis program pembinaan keagamaan yang terstruktur melalui koordinasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan pembina eksternal. Perencanaan dilakukan melalui musyawarah terpadu, pelaksanaan program berjalan disiplin, namun pengorganisasian belum dilengkapi surat keputusan resmi dan pengawasan di rumah belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan keberlanjutan program TAJDID (Tahfizh Al-Qur'an, Salat Zuhur Berjamaah, dan Pembiasaan Salat Dhuha) yang telah disahkan kepala sekolah untuk memperkuat karakter religius peserta didik.
Authors
- Ikhwan Bahar
Publication Details
- Journal
- EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
- Published
- 2026-11-04
- DOI
- https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.16506
- Primary Topic
- Education and Character Development
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00