Strategi Komunikasi Pemasaran pada Busrain Coffee & Eatery Lhokseumawe
Persaingan usaha coffee shop mendorong pelaku usaha untuk menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang efektif dalam menarik perhatian dan membangun hubungan dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran Busrain Coffee & Eatery Lhokseumawe berdasarkan empat tahapan model AIDA, yaitu Attention, Interest, Desire, dan Action, serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan berjumlah tujuh orang yang terdiri atas satu manajer, lima konsumen, dan satu barista yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap Attention dilakukan melalui promosi Instagram, TikTok, dan rekomendasi dari mulut ke mulut. Tahap Interest dibangun melalui suasana tempat yang nyaman, variasi menu, dan pelayanan. Tahap Desire diperkuat melalui informasi serta rekomendasi produk dari barista dan konsumen lain. Tahap Action terlihat dari pembelian, pemesanan ulang, kunjungan kembali, dan rekomendasi kepada orang lain. Pelaksanaannya masih menghadapi hambatan teknis, semantik, dan psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi promosi digital, komunikasi interpersonal, dan pengalaman konsumen menjadi unsur penting dalam mendukung efektivitas komunikasi pemasaran Busrain Coffee & Eatery.
Authors
- Zulham Zulham
- Bimby Hidayat
- Muhammad Alma Arif
- Fitri Dwi
- Muhammad Ali
Institutions
- Malikussaleh University (ID)
Publication Details
- Journal
- Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
- Published
- 2026-11-05
- DOI
- https://doi.org/10.63822/p2gdrg92
- Primary Topic
- Marketing and Advertising Strategies
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00