Eksistensi Kebudayaan Hindu Transmigran Melalui Upacara Ngaben Massal Di Balinuraga Lampung Selatan
Upacara Ngaben Massal (Ngerit) di Desa Pekraman Adat Balinuraga, Lampung Selatan pada bulan Agustus tahun 2026 menjadi momentum kultural terbesar dalam sejarah transmigran Hindu di Lampung karena menyucikan 285 sawa (jenazah) dan mendirikan bade setinggi 24 meter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana eksistensi kebudayaan Hindu transmigran diartikulasikan, dirawat, dan dikonstruksikan di tengah masyarakat multikultural melalui momentum ritus kematian kolektif tersebut. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, data primer dihimpun melalui observasi partisipatif lapangan selama rangkaian ritual berlangsung serta wawancara mendalam bersama prajuru adat, tokoh masyarakat, dan umat eks-transmigran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara Ngaben Massal di Balinuraga berfungsi sebagai instrumen penguatan eksistensi budaya melalui tiga dimensi utama. Pertama, dimensi solidaritas internal (bonding culture) yang mengaktifkan sistem gotong-royong (ngayah) antarlima banjar adat secara total. Kedua, dimensi hub spiritual regional (bridging culture) yang menyatukan umat Hindu eks-transmigran dari luar Provinsi Lampung seperti Sumatra Selatan, Jambi, dan Bengkulu. Ketiga, dimensi pengakuan publik (recognition) dari pemerintah daerah dan masyarakat luas yang mengukuhkan ritus ini sebagai bagian dari identitas pariwisata serta multikulturalisme regional di Provinsi Lampung. Implikasi riset ini menegaskan bahwa rasionalisasi ritual keagamaan melalui sistem massal tidak mengurangi nilai sakralitasnya, melainkan menjadi strategi teo-ekonomi yang efektif dalam menjaga ketahanan budaya kelompok minoritas di tanah perantauan. Keberhasilan pelaksanaan ritus kolosal ini membuktikan bahwa komunitas transmigran mampu mempertahankan local genius leluhur sekaligus menciptakan ruang kultural mandiri yang kokoh sebagai perekat integrasi sosial di tingkat regional
Authors
- Wayan Sukarlinawati
Publication Details
- Journal
- Jurnal Pendidikan Agama
- Published
- 2026-11-02
- DOI
- https://doi.org/10.67996/15x2hv28
- Primary Topic
- Cultural and Religious Practices in Indonesia
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00