KOMUNIKASI DATA STATISTIK MELALUI INFOGRAFIS INSTAGRAM BPS KABUPATEN WONOGIRI: ANALISIS KONTEN “POTENSI DESA DI KABUPATEN WONOGIRI 2025”
This study examines how statistical data is presented and how visual and verbal elements are utilized in the "Village Potential in Wonogiri Regency 2025" infographic—published on the Wonogiri Regency Statistics Indonesia (BPS) Instagram account—as a medium for public data communication. A qualitative descriptive approach was employed, utilizing content analysis on a specific infographic posted on the official BPS Wonogiri Regency Instagram account. Data collection involved observation and documentation, while data analysis followed the Miles and Huberman model. The findings indicate that data presentation highlights key figures and uses concise, easily understandable text, supported by icons, institutional colors, and a systematic layout. This combination of visual and verbal elements facilitates the presentation of statistical information at the introductory and basic comprehension stages. However, the educational aspect regarding data interpretation remains limited, as the information lacks sufficient comparative context, trend analysis, or explanations of the data's significance. Consequently, Instagram infographics serve as an informative data communication tool with the potential to support basic public data literacy. Nevertheless, this study could not demonstrate an actual increase in public understanding or data literacy, as audience responses were not directly measured. Future research should expand the scope of study by analyzing multiple content pieces and engaging the audience through interviews or surveys to gain insights into public understanding and reactions regarding statistical data communication. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana data statistik disajikan serta bagaimana unsur visual dan verbal digunakan dalam infografis “Potensi Desa di Kabupaten Wonogiri 2025” pada akun Instagram Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonogiri sebagai media komunikasi data publik. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis isi terhadap satu konten infografis yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi BPS Kabupaten Wonogiri. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyampaian data dilakukan dengan menonjolkan angka-angka utama, menggunakan teks yang singkat dan relatif mudah dipahami, serta didukung oleh ikon, warna institusional, dan tata letak yang sistematis. Kombinasi unsur visual dan verbal tersebut mendukung penyajian informasi statistik pada tahap pengenalan dan pemahaman dasar. Meskipun demikian, aspek edukatif pada tahap interpretasi masih terbatas karena informasi yang disajikan belum banyak dilengkapi dengan konteks perbandingan, tren, maupun penjelasan mengenai makna data. Oleh karena itu, infografis Instagram dapat menjadi sarana penyampaian data yang informatif dan memiliki potensi untuk mendukung edukasi publik pada tingkat dasar. Namun, penelitian ini belum dapat menunjukkan adanya peningkatan pemahaman atau literasi data masyarakat karena tidak dilakukan pengukuran secara langsung terhadap respons audiens. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas objek kajian dengan menganalisis beberapa konten serta melibatkan audiens melalui wawancara atau survei untuk memperoleh gambaran mengenai pemahaman dan respons masyarakat terhadap komunikasi data statistik.
Authors
- Riyaputri Kristiyana
- Sudarto
Publication Details
- Journal
- SPEKTRA KOMUNIKA
- Published
- 2026-11-03
- DOI
- https://doi.org/10.33752/spektra.v6i1.12586
- Primary Topic
- Data Visualization and Analytics
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00