Manajemen Pendidikan Agama Hindu di Utama Widyalaya Kejuruan SMK Pariwisata Saraswati Singaraja
Saraswati Singaraja, mencakup integrasi kurikulum Hindu vokasi, faktor pendukung, kerjasama industri pariwisata, serta sarana prasarana melawan tantangan sosialisasi. Manajemen pendidikan memainkan peran krusial mengelola sumber daya untuk sistem inklusif di tengah disparitas regional, dengan sekolah agama Hindu seperti SMK Pariwisata Saraswati Singaraja mengintegrasikan kurikulum vokasi rasio 70:30 dan nilai tattwa susila di bawah naungan Dirjen Bimas Hindu. Hasil penelitian menjelaskan bahwa manajemen pendidikan berhasil mengadopsi kurikulum nasional 70:30 dengan motto DPS, 9 guru berkualitas (2 S3), pemeliharaan fasilitas rutin, dan dukungan Dirjen Bimas Hindu, komite dan proposal, kerjasama hotel Singaraja-Denpasar via MOU PKL, agen penyaluran kerja, pelestarian budaya Hindu dengan sarana kuat berupa tanah 30 Are yayasan, 24 kelas, full day school plus fruit carving, serta melakukan kerjasama SMK N 2 Singaraja. Tantangan utama dalam pengelolaan sekolah meliputi minimnya pemahaman umat Hindu dan stigma sekolah pemangku. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model manajemen adaptif ini mencetak lulusan kompetitif hotel/kapal pesiar berbasis karakter Hindu, dengan infrastruktur solid sebagai fondasi, meski kesuksesan jangka panjang bergantung sosialisasi intensif guna ubah persepsi masyarakat.
Authors
- Made Widiantari
- Made Ria Damayanti
- Luh Putri Muliani
- Kadek Lasmi Dewi
Publication Details
- Journal
- Jurnal Pendidikan Agama
- Published
- 2026-11-02
- DOI
- https://doi.org/10.67996/dx8h1s71
- Primary Topic
- Vocational and Entrepreneurial Education
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00