Pemberdayaan Masyarakat Desa Kamasan melalui Edukasi Lingkungan dan Administrasi Desa dalam Program KKM Kelompok 17 UNIVAL 2026 di Kecamatan Cinangka, Serang

Desa Kamasan menghadapi rendahnya pemahaman pemilahan sampah organik dan anorganik, belum tersedianya peta administrasi wilayah terbaru, serta belum adanya penanda identitas dan arah desa. Kegiatan bertujuan meningkatkan kemudahan pemilahan sampah, akses informasi wilayah, dan identitas desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pada 16 Juli–16 Agustus 2026 bersama pemerintah desa dan warga. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan dokumentasi, sedangkan evaluasi dilakukan melalui diskusi umpan balik. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan indikator keluaran. Hasilnya meliputi 14 bak sampah terpilah, 3 papan edukasi, 1 peta administrasi, 1 welcome sign, dan 4 papan penunjuk arah. Kegiatan ini menyediakan sarana dasar pengelolaan lingkungan dan media informasi wilayah, tetapi perubahan perilaku belum terukur. Pemerintah desa disarankan menunjuk penanggung jawab pemeliharaan dan melanjutkan edukasi secara berkala.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Pengabdian Indonesia
Published
2026-11-01
Primary Topic
Waste Management and Recycling
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pemberdayaan Masyarakat Desa Kamasan melalui Edukasi Lingkungan dan Administrasi Desa dalam Program KKM Kelompok 17 UNIVAL 2026 di Kecamatan Cinangka, Serang

Inayatuddiniyah Inayah
Jurnal Pengabdian Indonesia
Waste Management and Recycling
article

Pemberdayaan Masyarakat Desa Kamasan melalui Edukasi Lingkungan dan Administrasi Desa dalam Program KKM Kelompok 17 UNIVAL 2026 di Kecamatan Cinangka, Serang

Inayatuddiniyah Inayah
article en

Abstract

Desa Kamasan menghadapi rendahnya pemahaman pemilahan sampah organik dan anorganik, belum tersedianya peta administrasi wilayah terbaru, serta belum adanya penanda identitas dan arah desa. Kegiatan bertujuan meningkatkan kemudahan pemilahan sampah, akses informasi wilayah, dan identitas desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pada 16 Juli–16 Agustus 2026 bersama pemerintah desa dan warga. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan dokumentasi, sedangkan evaluasi dilakukan melalui diskusi umpan balik. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan indikator keluaran. Hasilnya meliputi 14 bak sampah terpilah, 3 papan edukasi, 1 peta administrasi, 1 welcome sign, dan 4 papan penunjuk arah. Kegiatan ini menyediakan sarana dasar pengelolaan lingkungan dan media informasi wilayah, tetapi perubahan perilaku belum terukur. Pemerintah desa disarankan menunjuk penanggung jawab pemeliharaan dan melanjutkan edukasi secara berkala.

Jurnal Pengabdian Indonesia
Universitas Al-Khairiyah (ID)
Openalex Percentile: Top 10%
Waste Management and Recycling
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon