EVALUASI KARDIOMIOPATI DILATASI MENGGUNAKAN CARDIAC MAGNETIC RESONANCE: LAPORAN KASUS TENTANG FUNGSI VENTRIKEL DAN KARAKTERISASI JARINGAN MIOKARD
Cardiac Magnetic Resonance (CMR) berperan dalam mengevaluasi struktur, fungsi, dan karakterisasi jaringan miokard pada kardiomiopati dilatasi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan temuan CMR pada pasien dengan dugaan kardiomiopati dilatasi dan disfungsi sistolik ventrikel kiri berat. Metode yang digunakan adalah deskriptif melalui studi kasus pada pasien berusia 49 tahun menggunakan pemindai 1,5 Tesla. Pemeriksaan meliputi pencitraan cine, T2 mapping, dan late gadolinium enhancement (LGE). Hasil menunjukkan dilatasi ventrikel kiri, disfungsi sistolik berat dengan fraksi ejeksi ventrikel kiri (LVEF) 22%, serta fraksi ejeksi ventrikel kanan 52%. T2 mapping tidak menunjukkan indikasi edema miokard, sedangkan citra LGE mengindikasikan kemungkinan jaringan parut dengan pola noniskemik, meskipun kualitas citra terbatas. Regurgitasi mitral ringan juga ditemukan. Temuan mendukung fenotipe kardiomiopati dilatasi, tetapi penentuan etiologi memerlukan korelasi dengan data klinis dan pemeriksaan penunjang lainnya
Authors
- Khairil Anwar
- Nursamaheru
- Kanthi Widyaningsih
Institutions
- Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II (ID)
Publication Details
- Journal
- Integrative Perspectives of Social and Science Journal
- Published
- 2026-11-01
- Primary Topic
- Cardiomyopathy and Myosin Studies
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00