Piagam Madinah dan Piagam Jakarta sebagai Fondasi Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

Pengelolaan keberagaman agama di Indonesia membutuhkan landasan filosofis dan historis yang kokoh untuk mencegah disintegrasi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis persamaan dan perbedaan antara Piagam Madinah dan Piagam Jakarta, serta mengkaji relevansi nilai-nilainya bagi penguatan kerukunan umat beragama di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan pendekatan analisis komparatif tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua dokumen memiliki persamaan filosofis substantif pada prinsip musyawarah, inklusivitas politik, kebebasan beragama, dan kesetaraan hak sipil. Perbedaannya terletak pada konteks negara-kota kesukuan abad ke-7 pada Piagam Madinah dan negara-bangsa modern abad ke-20 pada Piagam Jakarta. Kompromi perubahan klausa syariat menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa mencerminkan sikap negarawan demi persatuan nasional. Simpulannya, nilai-nilai luhur kedua piagam merupakan sumber inspirasi etis yang sangat relevan untuk memperkokoh moderasi beragama dan harmoni kebangsaan di Indonesia masa kini.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Published
2026-11-01
Primary Topic
Islamic Studies and Radicalism
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Piagam Madinah dan Piagam Jakarta sebagai Fondasi Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

Diah Novita Fardani, Muhammad Huda, Selfia
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Islamic Studies and Radicalism
article

Piagam Madinah dan Piagam Jakarta sebagai Fondasi Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

Diah Novita Fardani, Muhammad Huda, Selfia
article en

Abstract

Pengelolaan keberagaman agama di Indonesia membutuhkan landasan filosofis dan historis yang kokoh untuk mencegah disintegrasi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis persamaan dan perbedaan antara Piagam Madinah dan Piagam Jakarta, serta mengkaji relevansi nilai-nilainya bagi penguatan kerukunan umat beragama di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan pendekatan analisis komparatif tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua dokumen memiliki persamaan filosofis substantif pada prinsip musyawarah, inklusivitas politik, kebebasan beragama, dan kesetaraan hak sipil. Perbedaannya terletak pada konteks negara-kota kesukuan abad ke-7 pada Piagam Madinah dan negara-bangsa modern abad ke-20 pada Piagam Jakarta. Kompromi perubahan klausa syariat menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa mencerminkan sikap negarawan demi persatuan nasional. Simpulannya, nilai-nilai luhur kedua piagam merupakan sumber inspirasi etis yang sangat relevan untuk memperkokoh moderasi beragama dan harmoni kebangsaan di Indonesia masa kini.

Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
UIN Raden Mas Said Surakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 5%
Islamic Studies and Radicalism
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon
Piagam Madinah dan Piagam Jakarta sebagai Fondasi Kerukunan Umat Beragama di Indonesia — Diah Novita Fardani, Muhammad Huda, et al. · Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (2026) | TGRS Research Map | TGRS