DIGITAL ENTREPRENEURIAL TRANSFORMATION IN THE PESANTREN ECOSYSTEM: EVIDENCE FROM PESANTREN AL AMIN KEDIRI, INDONESIA

ABSTRACT Pesantren, as traditional Islamic educational institutions, increasingly adopt digital technologies to strengthen economic self-reliance through entrepreneurship. This study aimed to analyze digital marketing strategies implemented by santri at Pesantren Al Amin Kediri and their contributions to business development. This research employed a descriptive qualitative case study approach. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, documentation, and digital content analysis of Instagram, WhatsApp Business, and TikTok. The analysis integrated the Digital Marketing Framework and Resource-Based View (RBV) to examine digital capabilities and internal resources as sources of competitive advantage. The findings indicate that santri contribute to digital transformation through content creation, social media engagement, digital branding, and online customer communication. These practices have expanded the market reach of Al Amin Bordir dan Konveksi, enhanced brand visibility, and strengthened customer relationships. Spiritual values, entrepreneurial learning, and alumni networks further reinforce customer trust and business sustainability. The study contributes theoretically by extending the application of RBV to pesantren-based digital entrepreneurship, demonstrating how spiritual values, social capital, and trust-based relationships complement technological capabilities in creating competitive advantage. Practically, the study contributes an integrated approach to digital entrepreneurship that emphasizes santri empowerment, digital marketing skills, and alumni engagement while preserving religious and cultural identities. This study concludes that digital marketing functions not merely as a promotional instrument but also as a mechanism for entrepreneurial learning, economic empowerment, and sustainable business development within faith-based educational institutions. Keywords: digital marketing; faith-based entrepreneurship; pesantren entrepreneurship; resource-based view; santri empowerment ABSTRAK Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional semakin mengadopsi teknologi digital untuk memperkuat kemandirian ekonomi melalui kegiatan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh santri di Pesantren Al Amin Kediri serta kontribusinya terhadap pengembangan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta analisis konten digital pada Instagram, WhatsApp Business, dan TikTok. Analisis dilakukan menggunakan Digital Marketing Framework dan Resource-Based View (RBV) untuk mengidentifikasi kapabilitas digital dan sumber daya internal sebagai sumber keunggulan kompetitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri berperan aktif dalam transformasi digital melalui pembuatan konten, pengelolaan media sosial, penguatan merek digital, dan komunikasi pelanggan secara daring. Strategi tersebut mampu memperluas jangkauan pasar Al Amin Bordir dan Konveksi, meningkatkan visibilitas merek, serta memperkuat hubungan dengan pelanggan. Nilai-nilai spiritual, pembelajaran kewirausahaan, dan jaringan alumni turut memperkuat kepercayaan pelanggan serta keberlanjutan usaha. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah memperluas penerapan RBV dalam kewirausahaan digital berbasis pesantren dengan menunjukkan bahwa nilai spiritual, modal sosial, dan hubungan berbasis kepercayaan melengkapi kapabilitas teknologi dalam menciptakan keunggulan kompetitif. Secara praktis, penelitian ini berkontribusi dalam menawarkan pendekatan kewirausahaan digital terintegrasi yang menekankan pemberdayaan santri, penguatan keterampilan pemasaran digital, dan pemanfaatan jaringan alumni tanpa mengabaikan identitas keagamaan dan budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasaran digital tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai instrumen pembelajaran kewirausahaan, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan usaha berkelanjutan dalam ekosistem pendidikan berbasis keagamaan. Kata kunci: kewirausahaan berbasis keagamaan; kewirausahaan pesantren; pemasaran digital; pemberdayaan santri; resource-based view

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
EDUNOMIA Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi
Published
2026-11-02
DOI
https://doi.org/10.24127/edunomia.v7i1.11723
Primary Topic
SMEs Development and Digital Marketing
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

DIGITAL ENTREPRENEURIAL TRANSFORMATION IN THE PESANTREN ECOSYSTEM: EVIDENCE FROM PESANTREN AL AMIN KEDIRI, INDONESIA

Binti Mutafarida, Moh Farih Fahmi, Ning Purnama Sariati, Choiril Anam
2 links
EDUNOMIA Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi
SMEs Development and Digital Marketing
article

DIGITAL ENTREPRENEURIAL TRANSFORMATION IN THE PESANTREN ECOSYSTEM: EVIDENCE FROM PESANTREN AL AMIN KEDIRI, INDONESIA

Binti Mutafarida, Moh Farih Fahmi, Ning Purnama Sariati, Choiril Anam
article en

Abstract

ABSTRACT Pesantren, as traditional Islamic educational institutions, increasingly adopt digital technologies to strengthen economic self-reliance through entrepreneurship. This study aimed to analyze digital marketing strategies implemented by santri at Pesantren Al Amin Kediri and their contributions to business development. This research employed a descriptive qualitative case study approach. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, documentation, and digital content analysis of Instagram, WhatsApp Business, and TikTok. The analysis integrated the Digital Marketing Framework and Resource-Based View (RBV) to examine digital capabilities and internal resources as sources of competitive advantage. The findings indicate that santri contribute to digital transformation through content creation, social media engagement, digital branding, and online customer communication. These practices have expanded the market reach of Al Amin Bordir dan Konveksi, enhanced brand visibility, and strengthened customer relationships. Spiritual values, entrepreneurial learning, and alumni networks further reinforce customer trust and business sustainability. The study contributes theoretically by extending the application of RBV to pesantren-based digital entrepreneurship, demonstrating how spiritual values, social capital, and trust-based relationships complement technological capabilities in creating competitive advantage. Practically, the study contributes an integrated approach to digital entrepreneurship that emphasizes santri empowerment, digital marketing skills, and alumni engagement while preserving religious and cultural identities. This study concludes that digital marketing functions not merely as a promotional instrument but also as a mechanism for entrepreneurial learning, economic empowerment, and sustainable business development within faith-based educational institutions. Keywords: digital marketing; faith-based entrepreneurship; pesantren entrepreneurship; resource-based view; santri empowerment ABSTRAK Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional semakin mengadopsi teknologi digital untuk memperkuat kemandirian ekonomi melalui kegiatan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh santri di Pesantren Al Amin Kediri serta kontribusinya terhadap pengembangan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta analisis konten digital pada Instagram, WhatsApp Business, dan TikTok. Analisis dilakukan menggunakan Digital Marketing Framework dan Resource-Based View (RBV) untuk mengidentifikasi kapabilitas digital dan sumber daya internal sebagai sumber keunggulan kompetitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri berperan aktif dalam transformasi digital melalui pembuatan konten, pengelolaan media sosial, penguatan merek digital, dan komunikasi pelanggan secara daring. Strategi tersebut mampu memperluas jangkauan pasar Al Amin Bordir dan Konveksi, meningkatkan visibilitas merek, serta memperkuat hubungan dengan pelanggan. Nilai-nilai spiritual, pembelajaran kewirausahaan, dan jaringan alumni turut memperkuat kepercayaan pelanggan serta keberlanjutan usaha. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah memperluas penerapan RBV dalam kewirausahaan digital berbasis pesantren dengan menunjukkan bahwa nilai spiritual, modal sosial, dan hubungan berbasis kepercayaan melengkapi kapabilitas teknologi dalam menciptakan keunggulan kompetitif. Secara praktis, penelitian ini berkontribusi dalam menawarkan pendekatan kewirausahaan digital terintegrasi yang menekankan pemberdayaan santri, penguatan keterampilan pemasaran digital, dan pemanfaatan jaringan alumni tanpa mengabaikan identitas keagamaan dan budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasaran digital tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai instrumen pembelajaran kewirausahaan, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan usaha berkelanjutan dalam ekosistem pendidikan berbasis keagamaan. Kata kunci: kewirausahaan berbasis keagamaan; kewirausahaan pesantren; pemasaran digital; pemberdayaan santri; resource-based view

EDUNOMIA Jurnal Ilmiah Pendidikan EkonomiVol. 7(1)
UIN Syekh Wasil Kediri (ID)
Decent work and economic growth, Quality education, Industry, innovation and infrastructure
Openalex Percentile: Top 8%
SMEs Development and Digital Marketing
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon