KEARIFAN EKOLOGIS MASYARAKAT TENGGER SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN BERKELANJUTAN
The increasing number of environmental problems indicates that education needs to provide learning experiences that foster concern and responsibility for environmental sustainability. One approach is to utilize local wisdom as a source of values and knowledge derived from the lived experiences of communities. The Tengger community is known for maintaining a close relationship with nature through customary values, conservation practices, and traditions passed down from generation to generation. This study aims to analyze the ecological wisdom of the Tengger community as a conceptual foundation for Education for Sustainable Development (ESD). The study employed a qualitative approach with a case study design in Jetak Village, Sukapura District, Probolinggo Regency, Indonesia. Participants were purposively selected based on their knowledge of and involvement in community life and consisted of the Village Head, Village Secretary, and customary/community leaders. Data were collected through a Focus Group Discussion (FGD), interviews, observation, and documentation, and were analyzed thematically. The findings revealed three main themes: the relationship between humans and nature as an integral part of community life, environmental conservation practices embedded in customary values and traditions, and the intergenerational transmission of ecological values through social participation, traditions, and community institutions. These three findings were synthesized into a conceptual framework for ESD based on the ecological wisdom of the Tengger community, connecting human–nature relationships, environmental conservation, and the transmission of local values with the development of ecological awareness, responsibility, and sustainable action. This conceptual framework provides a foundation for developing contextual sustainable education by utilizing local wisdom as a source of values and knowledge. ABSTRAK Meningkatnya berbagai persoalan lingkungan menunjukkan bahwa pendidikan perlu menghadirkan pembelajaran yang mampu menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan kearifan lokal sebagai sumber nilai dan pengetahuan yang lahir dari pengalaman hidup masyarakat. Masyarakat Tengger dikenal memiliki hubungan yang erat dengan alam melalui nilai adat, praktik konservasi, serta tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kearifan ekologis masyarakat Tengger sebagai landasan konseptual Education for Sustainable Development (ESD). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Desa Jetak, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Informan penelitian dipilih secara purposif berdasarkan pengetahuan dan keterlibatan mereka dalam kehidupan masyarakat, yang terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Petinggi/Tokoh Adat. Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD), wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama, yaitu hubungan manusia dengan alam yang menjadi bagian dari pedoman kehidupan masyarakat, praktik konservasi lingkungan yang dijalankan melalui nilai dan tradisi adat, serta pewarisan nilai ekologis melalui keterlibatan sosial, tradisi, dan kelembagaan masyarakat. Ketiga temuan tersebut disintesiskan menjadi kerangka konseptual ESD berbasis kearifan ekologis masyarakat Tengger yang menghubungkan hubungan manusia–alam, konservasi lingkungan, dan pewarisan nilai lokal dengan kesadaran ekologis, tanggung jawab, dan tindakan berkelanjutan. Kerangka konseptual ini memberikan landasan bagi pengembangan pendidikan berkelanjutan yang kontekstual dengan memanfaatkan kearifan lokal sebagai sumber nilai dan pengetahuan.
Authors
- Arief Rahman Yusuf (ORCID: https://orcid.org/0000-0003-3012-3952)
- Anang Wijatmiko
- Khurrota A'yuni
- Ahmad Ali Darmawan
- Sri Wahyuni
- Dwi Retno Purwaningsih
- Riki Dwi Aristianto
- Mega Shakti Pratiwi P
- Alvian Putra Qurniawan
Institutions
- Muhammadiyah University of Ponorogo (ID)
Publication Details
- Journal
- LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
- Published
- 2026-11-02
- DOI
- https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15052
- Primary Topic
- Environmental and sustainability education
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00