Pengembangan Soft Skills dan Hard Skills Pengurus HMI Komisariat Hukum UHO sebagai Calon Tenaga Kerja

Pemberi kerja kini menempatkan keterampilan berpikir dan keterampilan personal sebagai kebutuhan utama; 69% pemberi kerja memandang berpikir analitis sebagai keterampilan inti. Pengurus organisasi kemahasiswaan memiliki ruang latihan yang luas untuk soft skills dan hard skills, tetapi sering belum menyadari dan merencanakannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Halu Oleo mengenai pengembangan kedua keterampilan tersebut serta melatih penalaran moral dan yuridis. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Oktober 2026 di Aula Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo dengan 17 peserta, melalui tahap pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, konsep profil "T", dua permainan dilema moral yang dianalisis dengan pendekatan utilitarian, deontologis, dan yuridis, serta rencana aksi satu periode. Hasilnya, pada permainan pertama 13 peserta (76,5%) memilih "bergantung sudut pandang", 3 peserta (17,6%) memilih "jahat", dan 1 peserta (5,9%) memilih "baik"; pada permainan kedua yang hanya menyediakan dua pilihan, 9 peserta (52,9%) bersedia mendorong dan 8 peserta (47,1%) tidak bersedia. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta cenderung memilih jawaban aman ketika tersedia, tetapi mampu memutuskan ketika dipaksa memilih. Pembahasan menegaskan bahwa sudut pandang adalah titik awal analisis, bukan kesimpulan, dan bahwa suara terbanyak secara moral belum tentu sejalan dengan norma hukum pidana. Kemampuan memutuskan tersebut merupakan bagian dari kesiapan kerja calon sarjana hukum. Kegiatan lanjutan perlu melatih perumusan keputusan dengan ukuran yang jelas dan mengukur capaian secara kuantitatif.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published
2026-11-04
DOI
https://doi.org/10.63822/aksikita.v2i6.5339
Primary Topic
Higher Education and Employability
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengembangan Soft Skills dan Hard Skills Pengurus HMI Komisariat Hukum UHO sebagai Calon Tenaga Kerja

Wahyu Aliansa
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Higher Education and Employability
article

Pengembangan Soft Skills dan Hard Skills Pengurus HMI Komisariat Hukum UHO sebagai Calon Tenaga Kerja

Wahyu Aliansa
article en

Abstract

Pemberi kerja kini menempatkan keterampilan berpikir dan keterampilan personal sebagai kebutuhan utama; 69% pemberi kerja memandang berpikir analitis sebagai keterampilan inti. Pengurus organisasi kemahasiswaan memiliki ruang latihan yang luas untuk soft skills dan hard skills, tetapi sering belum menyadari dan merencanakannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Halu Oleo mengenai pengembangan kedua keterampilan tersebut serta melatih penalaran moral dan yuridis. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Oktober 2026 di Aula Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo dengan 17 peserta, melalui tahap pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, konsep profil "T", dua permainan dilema moral yang dianalisis dengan pendekatan utilitarian, deontologis, dan yuridis, serta rencana aksi satu periode. Hasilnya, pada permainan pertama 13 peserta (76,5%) memilih "bergantung sudut pandang", 3 peserta (17,6%) memilih "jahat", dan 1 peserta (5,9%) memilih "baik"; pada permainan kedua yang hanya menyediakan dua pilihan, 9 peserta (52,9%) bersedia mendorong dan 8 peserta (47,1%) tidak bersedia. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta cenderung memilih jawaban aman ketika tersedia, tetapi mampu memutuskan ketika dipaksa memilih. Pembahasan menegaskan bahwa sudut pandang adalah titik awal analisis, bukan kesimpulan, dan bahwa suara terbanyak secara moral belum tentu sejalan dengan norma hukum pidana. Kemampuan memutuskan tersebut merupakan bagian dari kesiapan kerja calon sarjana hukum. Kegiatan lanjutan perlu melatih perumusan keputusan dengan ukuran yang jelas dan mengukur capaian secara kuantitatif.

Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Halu Oleo (ID)
Peace, justice, and strong institutions, Quality education
Openalex Percentile: Top 8%
Higher Education and Employability
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon