Pendidikan Akhlak Anak Berbasis Kearifan Lokal di Hulu Sungai Utara

Penelitian ini membahas implementasi pendidikan akhlak yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, sebagai upaya membentuk karakter generasi muda melalui pendekatan budaya. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai lokal masyarakat Banjar, seperti religiusitas, gotong royong, sopan santun, dan tanggung jawab sosial, diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari dan dimanfaatkan sebagai fondasi pendidikan akhlak. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui pendekatan lapangan, data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap praktik sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai lokal tersebut masih dijaga dan diajarkan secara informal oleh keluarga, tokoh adat, serta tokoh agama, dan tetap relevan di tengah arus modernisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan akhlak yang berakar pada kearifan lokal mampu membentuk karakter anak yang bermoral, religius, dan berbudaya. Keberhasilan pendekatan ini bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat serta pelestarian nilai-nilai lokal yang autentik.

Authors

Publication Details

Journal
Al-Ma'had: Jurnal Ilmiah Kepesantrenan
Published
2026-10-30
Primary Topic
Education and Character Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pendidikan Akhlak Anak Berbasis Kearifan Lokal di Hulu Sungai Utara

Sohwan, Ahmad Rifa'i
Al-Ma'had: Jurnal Ilmiah Kepesantrenan
Education and Character Development
article

Pendidikan Akhlak Anak Berbasis Kearifan Lokal di Hulu Sungai Utara

Sohwan, Ahmad Rifa'i
article en

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi pendidikan akhlak yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, sebagai upaya membentuk karakter generasi muda melalui pendekatan budaya. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai lokal masyarakat Banjar, seperti religiusitas, gotong royong, sopan santun, dan tanggung jawab sosial, diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari dan dimanfaatkan sebagai fondasi pendidikan akhlak. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui pendekatan lapangan, data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap praktik sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai lokal tersebut masih dijaga dan diajarkan secara informal oleh keluarga, tokoh adat, serta tokoh agama, dan tetap relevan di tengah arus modernisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan akhlak yang berakar pada kearifan lokal mampu membentuk karakter anak yang bermoral, religius, dan berbudaya. Keberhasilan pendekatan ini bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat serta pelestarian nilai-nilai lokal yang autentik.

Al-Ma'had: Jurnal Ilmiah Kepesantrenan
Openalex Percentile: Top 3%
Education and Character Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon
Pendidikan Akhlak Anak Berbasis Kearifan Lokal di Hulu Sungai Utara — Sohwan, Ahmad Rifa'i · Al-Ma'had: Jurnal Ilmiah Kepesantrenan (2026) | TGRS Research Map | TGRS