Pemaknaan Mahasiswa Ilmu Komunikasi pada Konten Synthetic Media Brain Rot di TikTok
Konten synthetic media brain rot berbasis kecerdasan buatan berkembang pesat di TikTok melalui algoritma For You Page, sementara mahasiswa Ilmu Komunikasi yang secara akademik dibekali literasi media tetap menjadi bagian dari audiensnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi pemaknaan mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022 Universitas Malikussaleh terhadap konten tersebut serta faktor yang melatarbelakanginya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori resepsi dan model encoding-decoding Stuart Hall. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam berbasis stimulus video, observasi non-partisipan, dan dokumentasi terhadap enam informan yang dipilih secara purposif dengan strategi maximum variation sampling, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dkk. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada informan pada posisi dominan-hegemonik; tiga informan (R, M, MJ) berada pada posisi negosiasi dan tiga informan (A, F, C) pada posisi oposisi. Intensitas penggunaan TikTok tidak berkaitan dengan posisi pemaknaan. Faktor pembedanya adalah kedalaman framework of knowledge tentang AI dan synthetic media serta selera humor, sedangkan seluruh informan menilai konten berdasarkan ada tidaknya pesan atau manfaat. Penelitian ini juga mengusulkan algoritma FYP sebagai lapisan encoding tambahan (second-order encoding) dalam kajian resepsi pada media sosial berbasis algoritma.
Authors
- Jafaruddin Jafaruddin
- Muana Husniati Ade (ORCID: https://orcid.org/0000-0003-3782-1681)
- Nazela Sofia
Institutions
- Malikussaleh University (ID)
Publication Details
- Journal
- Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
- Published
- 2026-10-30
- Primary Topic
- Media and Digital Communication
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00