PENGARUH LEVEL PERENDAMAN JUS DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK DAGING BABI
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level perendaman jus daun sirih terhadap kualitas organoleptik daging babi. Daun sirih (Piper betle L) dikenal memiliki kandungan antibakteri dan antioksidan, sehingga berpotensi sebagai bahan pengawet alami. Penelitian dilakukan di Bajawa, Kabupaten Ngada, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (P0 = tanpa perlakuan; P1 = 0,5 liter jus daun sirih; P2 = 1 liter jus daun sirih; P3 = 1,5 liter jus daun sirih) dan 3 ulangan. Daging babi direndam selama 20 jam, kemudian dilakukan uji organoleptik oleh 10 panelis terhadap parameter warna, aroma, rasa, dan keempukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perendaman jus daun sirih memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap keempat parameter organoleptik. Perlakuan P2 (1 liter) menghasilkan skor tertinggi untuk warna (3,87), aroma (3,00), rasa (2,90), dan keempukan (2,00), dibandingkan perlakuan lainnya. Penambahan jus daun sirih berdampak positif terhadap daya terima sensorik produk daging babi kering. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perendaman dalam jus daun sirih, khususnya pada level 1 liter, mampu meningkatkan mutu organoleptik daging babi.
Authors
- David Januarius Djawapatty
- Wilhelmina Loda
- Antonia Klautilda Sola
Institutions
- Universitas Flores (ID)
Publication Details
- Journal
- Jurnal Pertanian Unggul
- Published
- 2026-10-30
- Primary Topic
- Meat and Animal Product Quality
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00