UPAYA MENGURANGI PERILAKU CYBERBULLYING MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK DISKUSI PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 3 PALU

Cyberbullying among adolescents is an important concern in education because it can negatively affect mental health, social relationships, and students’ learning environments. Therefore, appropriate guidance and counseling services are needed to help students understand the consequences of digital bullying and develop positive social behaviors. This study aimed to determine the effectiveness of group counseling using discussion techniques in reducing cyberbullying behavior among eighth-grade students at SMP Negeri 3 Palu. A quantitative approach with a one-group pretest-posttest design was employed. The participants were 12 students selected through purposive sampling based on preliminary survey results and recommendations from school counselors. Data were collected using a cyberbullying behavior scale administered before and after six group counseling sessions. The data were analyzed descriptively and using the Wilcoxon Signed Rank Test at a 5% significance level. The results showed that before the intervention, six students were classified in the very high category and six in the high category. Following the intervention, all participants were classified in the very low category. These findings indicate that group counseling using discussion techniques may serve as an alternative counseling strategy for reducing cyberbullying behavior in schools. ABSTRAK Perilaku cyberbullying pada remaja menjadi persoalan penting dalam dunia pendidikan karena dapat mengganggu kesehatan mental, hubungan sosial, dan kenyamanan belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan layanan bimbingan dan konseling yang dapat membantu siswa memahami dampak perundungan digital dan mengembangkan perilaku sosial yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik diskusi dalam mengurangi perilaku cyberbullying pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan hasil survei awal dan rekomendasi guru Bimbingan dan Konseling. Data dikumpulkan menggunakan skala perilaku cyberbullying sebelum dan sesudah enam kali pertemuan layanan, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, enam siswa berada pada kategori sangat tinggi dan enam siswa pada kategori tinggi. Setelah intervensi, seluruh siswa berada pada kategori sangat rendah. Dengan demikian, layanan konseling kelompok teknik diskusi berpotensi menjadi alternatif untuk mengurangi perilaku cyberbullying di sekolah.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan
Published
2026-10-31
DOI
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.14672
Primary Topic
Bullying, Victimization, and Aggression
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

UPAYA MENGURANGI PERILAKU CYBERBULLYING MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK DISKUSI PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 3 PALU

Nurwahyuni Nurwahyuni, Wiwin Indriani, Dhevy Puswiartika, Micha Felayati Silalahi
CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan
Bullying, Victimization, and Aggression
article

UPAYA MENGURANGI PERILAKU CYBERBULLYING MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK DISKUSI PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 3 PALU

Nurwahyuni Nurwahyuni, Wiwin Indriani, Dhevy Puswiartika, Micha Felayati Silalahi
article en

Abstract

Cyberbullying among adolescents is an important concern in education because it can negatively affect mental health, social relationships, and students’ learning environments. Therefore, appropriate guidance and counseling services are needed to help students understand the consequences of digital bullying and develop positive social behaviors. This study aimed to determine the effectiveness of group counseling using discussion techniques in reducing cyberbullying behavior among eighth-grade students at SMP Negeri 3 Palu. A quantitative approach with a one-group pretest-posttest design was employed. The participants were 12 students selected through purposive sampling based on preliminary survey results and recommendations from school counselors. Data were collected using a cyberbullying behavior scale administered before and after six group counseling sessions. The data were analyzed descriptively and using the Wilcoxon Signed Rank Test at a 5% significance level. The results showed that before the intervention, six students were classified in the very high category and six in the high category. Following the intervention, all participants were classified in the very low category. These findings indicate that group counseling using discussion techniques may serve as an alternative counseling strategy for reducing cyberbullying behavior in schools. ABSTRAK Perilaku cyberbullying pada remaja menjadi persoalan penting dalam dunia pendidikan karena dapat mengganggu kesehatan mental, hubungan sosial, dan kenyamanan belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan layanan bimbingan dan konseling yang dapat membantu siswa memahami dampak perundungan digital dan mengembangkan perilaku sosial yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik diskusi dalam mengurangi perilaku cyberbullying pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan hasil survei awal dan rekomendasi guru Bimbingan dan Konseling. Data dikumpulkan menggunakan skala perilaku cyberbullying sebelum dan sesudah enam kali pertemuan layanan, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, enam siswa berada pada kategori sangat tinggi dan enam siswa pada kategori tinggi. Setelah intervensi, seluruh siswa berada pada kategori sangat rendah. Dengan demikian, layanan konseling kelompok teknik diskusi berpotensi menjadi alternatif untuk mengurangi perilaku cyberbullying di sekolah.

CENDEKIA Jurnal Ilmu PengetahuanVol. 6(4)
Tadulako University (ID)
Openalex Percentile: Top 7%
Bullying, Victimization, and Aggression
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon