Studi Kelistrikan Elektrolit Limbah Buah dan Optimasi Pasangan Elektroda pada Sel Galvani

Penelitian ini bertujuan menentukan sifat kelistrikan dari limbah buah dan pasangan elektroda dalam sel galvani. Energi terbarukan yang dikembangkan yaitu memanfaatkan limbah buah sebagai sumber energi. Buah-buahan mengandung berbagai jenis asam yang dapat menghasilkan energi. Sel galvani berfungsi mengubah energi kimia menjadi energi listrik, yang terdiri dari sepasang elektroda dan elektrolit. Elektrolit yang diuji menggunakani limbah nanas, buah naga, pisang, dan semangka. Pasangan Elektroda yang diuji adalah pasangan Tembaga (Cu) – Seng (Zn), Tembaga (Cu) – Karbon (C), dan Seng (Zn) – Karbon (C). Jumlah sampel sebanyak 15 buah untuk setiap pasangan elektroda. Satu sampel terbaik setiap pasangan elektroda akan diuji ketahanan selnya. Data yang diambil dari sel galvani adalah nilai pH, arus, dan tegangan. Keasaman diukur dengan pH meter, tegangan dan arus diukur dengan multimeter. Metode eksperimen berfokus pada sifat kelistrikan, dimana hasil analisis membuktikan bahwa buah nanas (pH 5,6), menghasilkan tegangan tertinggi yaitu 1 Volt, sedangkan buah pisang menghasilkan arus tertinggi yaitu 6 mA. Pasangan elektroda tembaga-seng (Cu-Zn) menghasilkan nilai tertinggi sebesar 1,04 volt dan 5,09 mA. Pada uji ketahanan, nilai tegangan semua pasangan elektroda mampu bertahan selama duabelas hari, dimana tegangan sel volta Cu-Zn cenderung bertahan dengan nilai lebih tinggi dibandingkan pasangan lainnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa buah nanas mampu menghasilkan tegangan tertinggi, sedangkan buah pisang menghasilkan arus tertinggi. Tembaga dan Seng merupakan pasangan elektroda terbaik, dan semua pasangan elektroda mampu bertahan menghasilkan listrik hingga duabelas hari lamanya.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP)
Published
2026-10-30
DOI
https://doi.org/10.23971/k4e3fk77
Primary Topic
Microbial Fuel Cells and Bioremediation
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Studi Kelistrikan Elektrolit Limbah Buah dan Optimasi Pasangan Elektroda pada Sel Galvani

Rajid Khurniawan, Nikmatin Sholichah, Ulfa Mahfudli Fadli, Ardimas Ardimas et al.
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP)
Microbial Fuel Cells and Bioremediation
article

Studi Kelistrikan Elektrolit Limbah Buah dan Optimasi Pasangan Elektroda pada Sel Galvani

Rajid Khurniawan, Nikmatin Sholichah, Ulfa Mahfudli Fadli, Ardimas Ardimas, Vira Rahayu, Abd Basith
article en

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan sifat kelistrikan dari limbah buah dan pasangan elektroda dalam sel galvani. Energi terbarukan yang dikembangkan yaitu memanfaatkan limbah buah sebagai sumber energi. Buah-buahan mengandung berbagai jenis asam yang dapat menghasilkan energi. Sel galvani berfungsi mengubah energi kimia menjadi energi listrik, yang terdiri dari sepasang elektroda dan elektrolit. Elektrolit yang diuji menggunakani limbah nanas, buah naga, pisang, dan semangka. Pasangan Elektroda yang diuji adalah pasangan Tembaga (Cu) – Seng (Zn), Tembaga (Cu) – Karbon (C), dan Seng (Zn) – Karbon (C). Jumlah sampel sebanyak 15 buah untuk setiap pasangan elektroda. Satu sampel terbaik setiap pasangan elektroda akan diuji ketahanan selnya. Data yang diambil dari sel galvani adalah nilai pH, arus, dan tegangan. Keasaman diukur dengan pH meter, tegangan dan arus diukur dengan multimeter. Metode eksperimen berfokus pada sifat kelistrikan, dimana hasil analisis membuktikan bahwa buah nanas (pH 5,6), menghasilkan tegangan tertinggi yaitu 1 Volt, sedangkan buah pisang menghasilkan arus tertinggi yaitu 6 mA. Pasangan elektroda tembaga-seng (Cu-Zn) menghasilkan nilai tertinggi sebesar 1,04 volt dan 5,09 mA. Pada uji ketahanan, nilai tegangan semua pasangan elektroda mampu bertahan selama duabelas hari, dimana tegangan sel volta Cu-Zn cenderung bertahan dengan nilai lebih tinggi dibandingkan pasangan lainnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa buah nanas mampu menghasilkan tegangan tertinggi, sedangkan buah pisang menghasilkan arus tertinggi. Tembaga dan Seng merupakan pasangan elektroda terbaik, dan semua pasangan elektroda mampu bertahan menghasilkan listrik hingga duabelas hari lamanya.

Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP)
Universitas Billfath (ID)
Openalex Percentile: Top 22%
Microbial Fuel Cells and Bioremediation
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon