IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SD NEGERI 35 PALEMBANG

The implementation of the Merdeka Curriculum in Natural and Social Sciences (IPAS) is important for promoting flexible, contextual, and student-centered learning. However, its implementation still faces challenges in planning, conducting, and evaluating learning according to students’ needs. This study aims to describe the implementation of the Merdeka Curriculum in IPAS learning in Grade IV at SD Negeri 35 Palembang, focusing on planning, implementation, and evaluation. This study employed a descriptive qualitative approach with a case study strategy. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving the principal, the Grade IV teacher, and six students. Data trustworthiness was established through source and technique triangulation, while data were analyzed using the Miles and Huberman model, comprising data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the curriculum has been implemented relatively well. Planning involved the preparation of learning outcomes, learning objectives, learning objective sequences, and teaching modules. Classroom activities incorporated inquiry, group discussions, projects, and contextual learning media. Evaluation included diagnostic, formative, and summative assessments. Nevertheless, limited facilities and differences in students’ learning abilities remained challenges. This study concludes that the Merdeka Curriculum supports active, student-oriented IPAS learning, although continued teacher development and adequate learning facilities are necessary to strengthen its implementation. ABSTRAK Implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) penting untuk mewujudkan pembelajaran yang fleksibel, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 35 Palembang, meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru kelas IV, serta enam siswa. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah berjalan cukup baik. Perencanaan dilakukan melalui penyusunan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, dan modul ajar. Pelaksanaan melibatkan pembelajaran inkuiri, diskusi, proyek, serta media kontekstual. Evaluasi dilakukan melalui asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Kendala berupa keterbatasan sarana dan perbedaan kemampuan siswa masih ditemukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka mendukung pembelajaran IPAS yang aktif dan berorientasi pada kebutuhan siswa, tetapi memerlukan penguatan kompetensi guru dan dukungan sarana.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
TEACHING Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Published
2026-10-31
DOI
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i4.13028
Primary Topic
Educational Curriculum and Learning Methods
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SD NEGERI 35 PALEMBANG

Rury Rizhardi, Ida Suryani, Devi Febrianti
TEACHING Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Educational Curriculum and Learning Methods
article

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SD NEGERI 35 PALEMBANG

Rury Rizhardi, Ida Suryani, Devi Febrianti
article en

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum in Natural and Social Sciences (IPAS) is important for promoting flexible, contextual, and student-centered learning. However, its implementation still faces challenges in planning, conducting, and evaluating learning according to students’ needs. This study aims to describe the implementation of the Merdeka Curriculum in IPAS learning in Grade IV at SD Negeri 35 Palembang, focusing on planning, implementation, and evaluation. This study employed a descriptive qualitative approach with a case study strategy. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving the principal, the Grade IV teacher, and six students. Data trustworthiness was established through source and technique triangulation, while data were analyzed using the Miles and Huberman model, comprising data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the curriculum has been implemented relatively well. Planning involved the preparation of learning outcomes, learning objectives, learning objective sequences, and teaching modules. Classroom activities incorporated inquiry, group discussions, projects, and contextual learning media. Evaluation included diagnostic, formative, and summative assessments. Nevertheless, limited facilities and differences in students’ learning abilities remained challenges. This study concludes that the Merdeka Curriculum supports active, student-oriented IPAS learning, although continued teacher development and adequate learning facilities are necessary to strengthen its implementation. ABSTRAK Implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) penting untuk mewujudkan pembelajaran yang fleksibel, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 35 Palembang, meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru kelas IV, serta enam siswa. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah berjalan cukup baik. Perencanaan dilakukan melalui penyusunan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, dan modul ajar. Pelaksanaan melibatkan pembelajaran inkuiri, diskusi, proyek, serta media kontekstual. Evaluasi dilakukan melalui asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Kendala berupa keterbatasan sarana dan perbedaan kemampuan siswa masih ditemukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka mendukung pembelajaran IPAS yang aktif dan berorientasi pada kebutuhan siswa, tetapi memerlukan penguatan kompetensi guru dan dukungan sarana.

TEACHING Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu PendidikanVol. 6(4)
Universitas PGRI Palembang (ID)
Openalex Percentile: Top 4%
Educational Curriculum and Learning Methods
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon