Perlindungan Hukum Bagi Petani Dari Kerugian Akibat Gagal Panen Melalui Asuransi Pertanian

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya risiko gagal panen yang dihadapi petani akibat perubahan iklim, bencana alam, kekeringan, banjir, dan serangan organisme pengganggu tanaman yang menyebabkan kerugian ekonomi. Sebagai bentuk perlindungan hukum, pemerintah menyelenggarakan Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan asuransi pertanian sebagai bentuk pengalihan risiko dalam memberikan perlindungan hukum kepada petani serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya di Desa Lingkok Berenge, Kecamatan Janapria. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Asuransi Usaha Tani Padi telah memberikan perlindungan hukum melalui mekanisme pengalihan risiko, namun implementasinya belum optimal karena rendahnya partisipasi petani, kurangnya sosialisasi dan pendampingan, terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai manfaat asuransi pertanian, serta persyaratan klaim yang masih dinilai memberatkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa asuransi pertanian berperan penting sebagai instrumen perlindungan hukum bagi petani, tetapi efektivitas pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan melalui penguatan sosialisasi, pendampingan, dan penyederhanaan mekanisme klaim.

Authors

Publication Details

Journal
Private Law
Published
2026-10-30
DOI
https://doi.org/10.29303/gnqfdm36
Primary Topic
Agricultural risk and resilience
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Perlindungan Hukum Bagi Petani Dari Kerugian Akibat Gagal Panen Melalui Asuransi Pertanian

Diangsa Wagian, Ma’shum Ahmad, Muh. Kholil Khotami
Private Law
Agricultural risk and resilience
article

Perlindungan Hukum Bagi Petani Dari Kerugian Akibat Gagal Panen Melalui Asuransi Pertanian

Diangsa Wagian, Ma’shum Ahmad, Muh. Kholil Khotami
article en

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya risiko gagal panen yang dihadapi petani akibat perubahan iklim, bencana alam, kekeringan, banjir, dan serangan organisme pengganggu tanaman yang menyebabkan kerugian ekonomi. Sebagai bentuk perlindungan hukum, pemerintah menyelenggarakan Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan asuransi pertanian sebagai bentuk pengalihan risiko dalam memberikan perlindungan hukum kepada petani serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya di Desa Lingkok Berenge, Kecamatan Janapria. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Asuransi Usaha Tani Padi telah memberikan perlindungan hukum melalui mekanisme pengalihan risiko, namun implementasinya belum optimal karena rendahnya partisipasi petani, kurangnya sosialisasi dan pendampingan, terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai manfaat asuransi pertanian, serta persyaratan klaim yang masih dinilai memberatkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa asuransi pertanian berperan penting sebagai instrumen perlindungan hukum bagi petani, tetapi efektivitas pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan melalui penguatan sosialisasi, pendampingan, dan penyederhanaan mekanisme klaim.

Private Law
Openalex Percentile: Top 15%
Agricultural risk and resilience
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon