ANALISIS MATEMATIKA PROTOKOL STATE SHARDING PADA PERMISSIONED BLOCKCHAIN MENGGUNAKAN VERIFIABLE MERKLE ACCUMULATOR

Skalabilitas transaksi dan ledakan beban status (state bloat) merupakan hambatan utama pada implementasi distributed ledger enterprise skala besar. Arsitektur blockchain monolitik konvensional mewajibkan setiap node replika menyimpan keseluruhan pohon status global, sehingga menyebabkan kemacetan I/O disk dan degradasi throughput jaringan. Penelitian ini merumuskan model matematika dan evaluasi empiris protokol state sharding berbasis Verifiable Merkle Accumulator (VMA) pada jaringan permissioned blockchain. Melalui pemisahan ruang status menjadi partisi independen dengan pohon bukti ringkas, beban komputasi sinkronisasi lintas partisi (cross-shard) dapat direduksi secara signifikan. Pengujian matematis terhadap kompleksitas verifikasi membuktikan efisiensi logaritmik dalam pembuktian keanggotaan transaksi tanpa mengorbankan integritas kriptografis konsensus. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan throughput pemrosesan transaksi hingga 4,2 kali lipat serta reduksi konsumsi penyimpanan status sebesar 68,4% dibandingkan arsitektur non-sharded. Model analitis yang diusulkan memberikan kerangka formal bagi perancangan sistem desentralisasi berkecepatan tinggi dengan jaminan konsistensi matematis yang terverifikasi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Published
2026-10-29
Primary Topic
Blockchain Technology Applications and Security
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

ANALISIS MATEMATIKA PROTOKOL STATE SHARDING PADA PERMISSIONED BLOCKCHAIN MENGGUNAKAN VERIFIABLE MERKLE ACCUMULATOR

Herly Yoga Pratama
Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Blockchain Technology Applications and Security
article

ANALISIS MATEMATIKA PROTOKOL STATE SHARDING PADA PERMISSIONED BLOCKCHAIN MENGGUNAKAN VERIFIABLE MERKLE ACCUMULATOR

Herly Yoga Pratama
article en

Abstract

Skalabilitas transaksi dan ledakan beban status (state bloat) merupakan hambatan utama pada implementasi distributed ledger enterprise skala besar. Arsitektur blockchain monolitik konvensional mewajibkan setiap node replika menyimpan keseluruhan pohon status global, sehingga menyebabkan kemacetan I/O disk dan degradasi throughput jaringan. Penelitian ini merumuskan model matematika dan evaluasi empiris protokol state sharding berbasis Verifiable Merkle Accumulator (VMA) pada jaringan permissioned blockchain. Melalui pemisahan ruang status menjadi partisi independen dengan pohon bukti ringkas, beban komputasi sinkronisasi lintas partisi (cross-shard) dapat direduksi secara signifikan. Pengujian matematis terhadap kompleksitas verifikasi membuktikan efisiensi logaritmik dalam pembuktian keanggotaan transaksi tanpa mengorbankan integritas kriptografis konsensus. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan throughput pemrosesan transaksi hingga 4,2 kali lipat serta reduksi konsumsi penyimpanan status sebesar 68,4% dibandingkan arsitektur non-sharded. Model analitis yang diusulkan memberikan kerangka formal bagi perancangan sistem desentralisasi berkecepatan tinggi dengan jaminan konsistensi matematis yang terverifikasi.

Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Universitas Nahdlatul Ulama Lampung (ID)
Openalex Percentile: Top 6%
Blockchain Technology Applications and Security
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon