EKSISTENSI GURU PAI DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE: REAKTUALISASI KONSEP MURABBI, MU’ALLIM, DAN MU’ADDIB

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mengubah cara peserta didik mencari informasi dan menyelesaikan tugas, sehingga eksistensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mulai dipertanyakan. Artikel ini bertujuan mereaktualisasi konsep murabbi, mu’allim, dan mu’addib sebagai dasar untuk memahami peran guru PAI di era AI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Data berupa ayat Al-Qur’an, hadis, karya tafsir dan hadis tarbawi, serta artikel ilmiah tentang AI dalam pendidikan, yang dianalisis melalui analisis isi dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap konsep memuat peran yang berbeda. Peran mu’allim bergeser dari penyampai informasi menjadi pembimbing peserta didik dalam memeriksa, memilih, dan memahami ilmu. Peran murabbi tetap berada pada pemeliharaan potensi peserta didik melalui kasih sayang dan perhatian personal yang sulit digantikan AI. Peran mu’addib semakin penting dalam membentuk etika digital, kejujuran, dan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab. Dalam kerangka ini, AI diposisikan sebagai alat bantu, sedangkan guru tetap menjadi pembimbing moral dan spiritual. Bentuk praktiknya antara lain membimbing pemeriksaan jawaban AI, menjalin kerja sama dengan orang tua, dan menetapkan aturan etika penggunaan AI. Artikel ini menyimpulkan bahwa eksistensi guru PAI di era AI ditentukan oleh kemampuannya memadukan kompetensi teknologi dengan ketiga peran tersebut, bukan oleh kemampuannya bersaing dengan mesin. Kerangka konseptual ini dapat dimanfaatkan untuk pelatihan guru, kebijakan sekolah, dan penelitian empiris lanjutan. Karena bersifat konseptual, hasil kajian ini perlu diuji melalui penelitian lapangan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Published
2026-10-29
Primary Topic
Education and Islamic Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

EKSISTENSI GURU PAI DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE: REAKTUALISASI KONSEP MURABBI, MU’ALLIM, DAN MU’ADDIB

Melia Sari
Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Education and Islamic Studies
article

EKSISTENSI GURU PAI DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE: REAKTUALISASI KONSEP MURABBI, MU’ALLIM, DAN MU’ADDIB

Melia Sari
article en

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mengubah cara peserta didik mencari informasi dan menyelesaikan tugas, sehingga eksistensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mulai dipertanyakan. Artikel ini bertujuan mereaktualisasi konsep murabbi, mu’allim, dan mu’addib sebagai dasar untuk memahami peran guru PAI di era AI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Data berupa ayat Al-Qur’an, hadis, karya tafsir dan hadis tarbawi, serta artikel ilmiah tentang AI dalam pendidikan, yang dianalisis melalui analisis isi dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap konsep memuat peran yang berbeda. Peran mu’allim bergeser dari penyampai informasi menjadi pembimbing peserta didik dalam memeriksa, memilih, dan memahami ilmu. Peran murabbi tetap berada pada pemeliharaan potensi peserta didik melalui kasih sayang dan perhatian personal yang sulit digantikan AI. Peran mu’addib semakin penting dalam membentuk etika digital, kejujuran, dan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab. Dalam kerangka ini, AI diposisikan sebagai alat bantu, sedangkan guru tetap menjadi pembimbing moral dan spiritual. Bentuk praktiknya antara lain membimbing pemeriksaan jawaban AI, menjalin kerja sama dengan orang tua, dan menetapkan aturan etika penggunaan AI. Artikel ini menyimpulkan bahwa eksistensi guru PAI di era AI ditentukan oleh kemampuannya memadukan kompetensi teknologi dengan ketiga peran tersebut, bukan oleh kemampuannya bersaing dengan mesin. Kerangka konseptual ini dapat dimanfaatkan untuk pelatihan guru, kebijakan sekolah, dan penelitian empiris lanjutan. Karena bersifat konseptual, hasil kajian ini perlu diuji melalui penelitian lapangan.

Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Universitas Al-Qur'an Ittifaqiah Indralaya (ID)
Openalex Percentile: Top 3%
Education and Islamic Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon