Metode dan Pendekatan dalam Memahami Al-Qur'an dan Hadits
Memahami Al-Qur'an dan hadits secara benar menuntut metode yang tertib dan pendekatan yang tepat, bukan sekadar membaca teksnya. Artikel ini menguraikan metode dan pendekatan yang digunakan para ulama dan pengkaji kontemporer dalam memahami dua sumber utama ajaran Islam tersebut. Kajian ini bersifat kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang bertumpu pada artikel jurnal ilmiah terbitan 2020 hingga 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur'an dipahami melalui empat metode tafsir, yaitu tahlili, ijmali, muqaran, dan maudhu'i. Hadits dipahami melalui rangkaian takhrij, kritik sanad dan matan, lalu syarah (fiqh al-hadits) dengan metode serupa. Pendekatan kebahasaan (tekstual), pendekatan historis-kontekstual, hermeneutik, dan maqashidi saling melengkapi dan tidak berdiri sendiri. Pemahaman yang kokoh lahir dari integrasi metode dan pendekatan itu, dengan batas yang jelas antara ruang yang tetap dan ruang yang terbuka bagi ijtihad.
Authors
- Mayang Sari
Institutions
- Universitas Al-Qur'an Ittifaqiah Indralaya (ID)
Publication Details
- Journal
- Integrative Perspectives of Social and Science Journal
- Published
- 2026-10-29
- Primary Topic
- Qur’anic Interpretation Studies
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00