ARSITEKTUR HYBRID BLOCKCHAIN BERBASIS BFT DAN IPFS UNTUK PENJAMINAN INTEGRITAS DAN VALIDASI REKAM JEJAK DIGITAL AKADEMIK
Transformasi tata kelola pendidikan tinggi menuntut sistem perekaman rekam jejak digital akademik yang memiliki derajat keandalan, integritas, dan privasi yang mutlak guna mencegah pemalsuan ijazah serta kebocoran data pribadi. Pendekatan basis data terpusat rentan terhadap single point of failure dan manipulasi hak akses istimewa, sementara arsitektur blockchain publik monolitik terhambat oleh biaya transaksi (gas fee) yang fluktuatif, throughput rendah, serta pelanggaran regulasi privasi data. Penelitian ini mengusulkan arsitektur hybrid blockchain yang mengintegrasikan protokol konsensus Byzantine Fault Tolerance (QBFT) pada jaringan permissioned Hyperledger Besu dengan sistem penyimpanan terdesentralisasi InterPlanetary File System (IPFS) dan enkripsi terotentikasi AES-256-GCM. Metodologi penelitian mengadopsi Design Science Research Methodology (DSRM) yang diuji secara empiris menggunakan lingkungan komputasi privat tervirtualisasi bertingkat 4 hingga 32 node validator konsorsium. Hasil evaluasi menunjukkan arsitektur hybrid berhasil memangkas konsumsi gas sebesar 86,4% dibandingkan model on-chain murni (dari 1.845.200 menjadi 250.940 gas units). Kinerja sistem mencapai throughput puncak 350 TPS dengan latensi 1,12 detik pada klaster 4 node, serta mampu mempertahankan 260 TPS dengan latensi 1,34 detik pada skala 32 node, membuktikan skalabilitas horizontal yang sangat tangguh serta ketahanan deterministik terhadap kegagalan node Byzantine.
Authors
- Herly Yoga Pratama
Institutions
- Universitas Nahdlatul Ulama Lampung (ID)
Publication Details
- Journal
- Integrative Perspectives of Social and Science Journal
- Published
- 2026-10-29
- Primary Topic
- Blockchain Technology in Education and Learning
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00