STRATEGI ADVOKASI KEBIJAKAN RELOKASI PERMUKIMAN BANTARAN SUNGAI CILIWUNG SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN RISIKO BANJIR
Relokasi permukiman bantaran Sungai Ciliwung merupakan bagian dari penataan kawasan sungai untuk mengurangi risiko banjir di Jakarta. Namun, pelaksanaannya menghadapi resistensi warga yang berkaitan dengan ketidakpastian mata pencaharian, keterjangkauan hunian pengganti, pengalaman penggusuran, dan rendahnya kepercayaan kepada pemerintah. Artikel ini bertujuan merumuskan strategi advokasi kebijakan relokasi yang responsif terhadap kebutuhan warga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen, dengan bahan awal berupa policy brief tentang relokasi permukiman bantaran Sungai Ciliwung, penelitian terdahulu, dan pemberitaan yang relevan. Analisis disusun melalui identifikasi aktor dan kepentingan, diagnosis hambatan penerimaan kebijakan, perancangan tahapan advokasi, dan penentuan indikator evaluasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa advokasi tidak cukup berupa sosialisasi satu arah. Strategi yang diperlukan mencakup pemetaan sosial-ekonomi partisipatif, penyediaan informasi yang dapat diuji, dialog dan perundingan atas pilihan relokasi, pendampingan pemulihan penghidupan, serta mekanisme pengaduan dan pemantauan pascarelokasi. Artikel ini menawarkan kerangka advokasi bertahap untuk menjadikan relokasi sebagai proses kebijakan yang dapat dinegosiasikan, diawasi, dan dipertanggungjawabkan. Kerangka tersebut merupakan usulan konseptual yang memerlukan pengujian melalui penelitian lapangan.
Authors
- Mawar Mawar
- Fithria Sari Andalas
Institutions
- Universitas Muhammadiyah Jakarta (ID)
Publication Details
- Journal
- Integrative Perspectives of Social and Science Journal
- Published
- 2026-10-29
- Primary Topic
- Disaster Management and Resilience
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00