Kepatuhan Sukarela Wajib Pajak di Indonesia pada Era Transformasi Digital 2020–2024

Kepatuhan sukarela wajib pajak merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan sistem perpajakan yang adil dan efektif. Sejak 2020, Indonesia mempercepat transformasi digital administrasi perpajakan melalui layanan seperti e-Filing, e-Bupot, dan DJP Online, di samping upaya mendorong kepatuhan melalui pendekatan berbasis perilaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan layanan digital, persepsi keadilan pajak, dan intervensi behavioral terhadap kepatuhan sukarela wajib pajak pada periode 2020–2024. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods): survei kuantitatif terhadap 200 wajib pajak di Jakarta, Surabaya, dan Bandung yang dianalisis dengan regresi linier berganda, serta wawancara mendalam dengan 20 petugas pajak dan 15 wajib pajak aktif yang dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan sukarela (Adjusted R² = 0,52). Kemudahan layanan digital merupakan faktor dominan (β = 0,42; p < 0,001), diikuti persepsi keadilan pajak (β = 0,35; p = 0,001) dan intervensi behavioral (β = 0,28; p = 0,002). Digitalisasi terbukti mempercepat pelaporan dan meningkatkan transparansi, namun masih terkendala literasi digital, infrastruktur, dan keamanan data. Direktorat Jenderal Pajak disarankan memperluas layanan digital yang inklusif, meningkatkan transparansi penggunaan dana pajak, dan mengintegrasikan intervensi perilaku ke dalam sistem digital.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Published
2026-10-29
Primary Topic
Taxation and Compliance Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kepatuhan Sukarela Wajib Pajak di Indonesia pada Era Transformasi Digital 2020–2024

Asmin Nasution, Nurohtus Suhartini Ilmi
Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Taxation and Compliance Studies
article

Kepatuhan Sukarela Wajib Pajak di Indonesia pada Era Transformasi Digital 2020–2024

Asmin Nasution, Nurohtus Suhartini Ilmi
article en

Abstract

Kepatuhan sukarela wajib pajak merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan sistem perpajakan yang adil dan efektif. Sejak 2020, Indonesia mempercepat transformasi digital administrasi perpajakan melalui layanan seperti e-Filing, e-Bupot, dan DJP Online, di samping upaya mendorong kepatuhan melalui pendekatan berbasis perilaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan layanan digital, persepsi keadilan pajak, dan intervensi behavioral terhadap kepatuhan sukarela wajib pajak pada periode 2020–2024. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods): survei kuantitatif terhadap 200 wajib pajak di Jakarta, Surabaya, dan Bandung yang dianalisis dengan regresi linier berganda, serta wawancara mendalam dengan 20 petugas pajak dan 15 wajib pajak aktif yang dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan sukarela (Adjusted R² = 0,52). Kemudahan layanan digital merupakan faktor dominan (β = 0,42; p < 0,001), diikuti persepsi keadilan pajak (β = 0,35; p = 0,001) dan intervensi behavioral (β = 0,28; p = 0,002). Digitalisasi terbukti mempercepat pelaporan dan meningkatkan transparansi, namun masih terkendala literasi digital, infrastruktur, dan keamanan data. Direktorat Jenderal Pajak disarankan memperluas layanan digital yang inklusif, meningkatkan transparansi penggunaan dana pajak, dan mengintegrasikan intervensi perilaku ke dalam sistem digital.

Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Universitas Pamulang (ID)
Openalex Percentile: Top 8%
Taxation and Compliance Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon