IMPLEMENTASI PENANAMAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MELALUI KONTRAK BELAJAR DAN PEMBIASAAN PAGI DI SMP SEPULUH NOPEMBER SIDOARJO

Instilling a sense of responsibility is a fundamental component of character education, particularly when the values taught at school are not fully reflected in students behavior. This issue has been observed at SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, specifically regarding the fulfillment of academic tasks and obligations, adherence to school rules, and students’ awareness of their own actions. This study aims to describe and analyze how a sense of responsibility is fostered through learning contracts and morning routines. A descriptive qualitative approach was employed. Data were collected via non-participant observation, in-depth interviews, and document analysis. Participants were selected through purposive sampling and included the vice-principal for academic affairs, the vice-principal for student affairs, social studies teachers, and eighth-grade students. Data analysis followed the Miles and Huberman model, encompassing data collection, reduction, presentation, conclusion drawing, and verification. Data credibility was ensured through triangulation and participant validation. The findings indicate that learning contracts instill academic responsibility by establishing agreements regarding rules, assignment deadlines, and the consequences of non-compliance. Simultaneously, morning routines provide students with opportunities to develop a sense of responsibility through structured activities, such as morning prayers (duha), morning prayes, Quran recitation review and calisthenics. These two strategies complement each other in promoting the fulfillment of obligations and commitments, as well as enhancing student self-awareness. Because the development of a sense of responsibility varies among students, it requires ongoing support and encouragement. ABSTRAK Penanaman karakter tanggung jawab merupakan bagian penting dalam pendidikan karakter, terutama nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah belum sepenuhnya tercermin dalam perilaku peserta didik. Permasalahan tersebut ditemukan di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, khususnya dalam pelaksanaan tugas dan kewajiban pembelajaran, kepatuhan terhadap aturan, serta kesadaran peserta didik dalam bertindak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi penanaman karakter tanggung jawab melalui kontrak belajar dan pembiasaan pagi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi non-partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informasi dipilih menggunakan teknik purposive sampling, meliputi Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, guru mata pelajaran IPS dan peserta didik kelas VIII. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kredibilitas data diperiksa melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrak belajar menanamkan tanggung jawab akademik melalui kesepakatan mengenai aturan, batas waktu pengumpulan tugas dan konsekuensi pelanggaran. Sementara itu pembiasaan pagi memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempraktikkan tanggung jawab melalui kegiatan terjadwal, seperti salat duha, doa pagi, murajaah, dan senam. Kedua strategi tersebut saling melengkapi dalam mendukung pelaksanaan kewajiban, kepatuhan terhadap kesepakatan, serta kesadaran peserta didik. Perkembangan karakter tanggung jawab belum merata sehingga memerlukan pendampingan dan penguatan secara berkelanjutan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Published
2026-10-30
DOI
https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.16423
Primary Topic
Education and Character Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

IMPLEMENTASI PENANAMAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MELALUI KONTRAK BELAJAR DAN PEMBIASAAN PAGI DI SMP SEPULUH NOPEMBER SIDOARJO

Sugiantoro Sugiantoro, Ali Imron, Dhimas Bagus Virgiawan, Dinda Dwi Rahmawati
EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Education and Character Development
article

IMPLEMENTASI PENANAMAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MELALUI KONTRAK BELAJAR DAN PEMBIASAAN PAGI DI SMP SEPULUH NOPEMBER SIDOARJO

Sugiantoro Sugiantoro, Ali Imron, Dhimas Bagus Virgiawan, Dinda Dwi Rahmawati
article en

Abstract

Instilling a sense of responsibility is a fundamental component of character education, particularly when the values taught at school are not fully reflected in students behavior. This issue has been observed at SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, specifically regarding the fulfillment of academic tasks and obligations, adherence to school rules, and students’ awareness of their own actions. This study aims to describe and analyze how a sense of responsibility is fostered through learning contracts and morning routines. A descriptive qualitative approach was employed. Data were collected via non-participant observation, in-depth interviews, and document analysis. Participants were selected through purposive sampling and included the vice-principal for academic affairs, the vice-principal for student affairs, social studies teachers, and eighth-grade students. Data analysis followed the Miles and Huberman model, encompassing data collection, reduction, presentation, conclusion drawing, and verification. Data credibility was ensured through triangulation and participant validation. The findings indicate that learning contracts instill academic responsibility by establishing agreements regarding rules, assignment deadlines, and the consequences of non-compliance. Simultaneously, morning routines provide students with opportunities to develop a sense of responsibility through structured activities, such as morning prayers (duha), morning prayes, Quran recitation review and calisthenics. These two strategies complement each other in promoting the fulfillment of obligations and commitments, as well as enhancing student self-awareness. Because the development of a sense of responsibility varies among students, it requires ongoing support and encouragement. ABSTRAK Penanaman karakter tanggung jawab merupakan bagian penting dalam pendidikan karakter, terutama nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah belum sepenuhnya tercermin dalam perilaku peserta didik. Permasalahan tersebut ditemukan di SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, khususnya dalam pelaksanaan tugas dan kewajiban pembelajaran, kepatuhan terhadap aturan, serta kesadaran peserta didik dalam bertindak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi penanaman karakter tanggung jawab melalui kontrak belajar dan pembiasaan pagi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi non-partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informasi dipilih menggunakan teknik purposive sampling, meliputi Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, guru mata pelajaran IPS dan peserta didik kelas VIII. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kredibilitas data diperiksa melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrak belajar menanamkan tanggung jawab akademik melalui kesepakatan mengenai aturan, batas waktu pengumpulan tugas dan konsekuensi pelanggaran. Sementara itu pembiasaan pagi memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempraktikkan tanggung jawab melalui kegiatan terjadwal, seperti salat duha, doa pagi, murajaah, dan senam. Kedua strategi tersebut saling melengkapi dalam mendukung pelaksanaan kewajiban, kepatuhan terhadap kesepakatan, serta kesadaran peserta didik. Perkembangan karakter tanggung jawab belum merata sehingga memerlukan pendampingan dan penguatan secara berkelanjutan.

EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan KependidikanVol. 6(4)
Universitas Negeri Surabaya (ID)
Quality education
Openalex Percentile: Top 4%
Education and Character Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon