Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang Pencegahan Stunting melalui Kegiatan Penyuluhan di Desa Lebong Tandai

ABSTRACT Stunting is a chronic nutritional problem that remains a major public health challenge, particularly in remote villages with limited access to health services and information. Lebong Tandai Village is a highly remote and relatively abandoned area, placing its community at increased risk of low knowledge and unfavorable attitudes toward stunting prevention. This study aimed to analyze changes in community knowledge and attitudes regarding stunting prevention through health education activities. A pre-experimental study with a one-group pretest–posttest design was conducted from December 23 to 28, 2025, involving 42 respondents in Lebong Tandai Village. Data were collected using structured questionnaires on knowledge and attitudes before and after the health education intervention and analyzed using univariate analysis and the Wilcoxon test. The results showed a significant improvement in community knowledge and attitudes after the intervention, with most respondents reaching a good level of knowledge and all respondents demonstrating positive attitudes toward stunting prevention. This study concludes that health education is effective in improving knowledge and fostering positive attitudes toward stunting prevention in remote village communities. Keywords: Stunting, Health Education, Knowledge, Attudes, Remote Village. ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah desa terpencil dengan keterbatasan akses layanan dan informasi kesehatan. Desa Lebong Tandai merupakan desa yang sangat terpencil dan relatif ditinggalkan, sehingga masyarakatnya memiliki risiko tinggi terhadap rendahnya pengetahuan dan sikap dalam pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pencegahan stunting melalui kegiatan penyuluhan. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest yang dilaksanakan pada tanggal 23–28 Desember 2025 di Desa Lebong Tandai dengan jumlah responden sebanyak 42 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah penyuluhan, kemudian dianalisis secaraunivariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikanpada pengetahuan dan sikap masyarakat setelah diberikan penyuluhan, dengan mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan baik dan seluruh responden menunjukkan sikap positif terhadap pencegahan stunting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif masyarakat terhadap pencegahan stunting di desa terpencil. Kata Kunci: Sunting, Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Desa Terpencil.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Published
2026-10-30
DOI
https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i11.25098
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang Pencegahan Stunting melalui Kegiatan Penyuluhan di Desa Lebong Tandai

Wulan Angraini, Riska Yanuarti, Bintang Agustina Pratiwi, Sasi Ardila Ramadani
1 links
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Public Health and Nutrition
article

Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang Pencegahan Stunting melalui Kegiatan Penyuluhan di Desa Lebong Tandai

Wulan Angraini, Riska Yanuarti, Bintang Agustina Pratiwi, Sasi Ardila Ramadani
article en

Abstract

ABSTRACT Stunting is a chronic nutritional problem that remains a major public health challenge, particularly in remote villages with limited access to health services and information. Lebong Tandai Village is a highly remote and relatively abandoned area, placing its community at increased risk of low knowledge and unfavorable attitudes toward stunting prevention. This study aimed to analyze changes in community knowledge and attitudes regarding stunting prevention through health education activities. A pre-experimental study with a one-group pretest–posttest design was conducted from December 23 to 28, 2025, involving 42 respondents in Lebong Tandai Village. Data were collected using structured questionnaires on knowledge and attitudes before and after the health education intervention and analyzed using univariate analysis and the Wilcoxon test. The results showed a significant improvement in community knowledge and attitudes after the intervention, with most respondents reaching a good level of knowledge and all respondents demonstrating positive attitudes toward stunting prevention. This study concludes that health education is effective in improving knowledge and fostering positive attitudes toward stunting prevention in remote village communities. Keywords: Stunting, Health Education, Knowledge, Attudes, Remote Village. ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah desa terpencil dengan keterbatasan akses layanan dan informasi kesehatan. Desa Lebong Tandai merupakan desa yang sangat terpencil dan relatif ditinggalkan, sehingga masyarakatnya memiliki risiko tinggi terhadap rendahnya pengetahuan dan sikap dalam pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pencegahan stunting melalui kegiatan penyuluhan. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest yang dilaksanakan pada tanggal 23–28 Desember 2025 di Desa Lebong Tandai dengan jumlah responden sebanyak 42 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah penyuluhan, kemudian dianalisis secaraunivariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikanpada pengetahuan dan sikap masyarakat setelah diberikan penyuluhan, dengan mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan baik dan seluruh responden menunjukkan sikap positif terhadap pencegahan stunting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif masyarakat terhadap pencegahan stunting di desa terpencil. Kata Kunci: Sunting, Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Desa Terpencil.

MAHESA Malahayati Health Student JournalVol. 6(11)
Universitas Muhammadiyah Bengkulu (ID)
Good health and well-being, Zero hunger
Openalex Percentile: Top 7%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon