KEMANDIRIAN ANAK DALAM KISAH IBRAHIM–ISMAIL

Kemandirian anak berkembang ketika anak memperoleh kesempatan menyampaikan pendapat, memilih secara terarah, mengelola emosi, dan menjalankan tanggung jawab sesuai tahap perkembangannya. Artikel ini bertujuan menganalisis nilai kemandirian dalam kisah Nabi Ibrahim dan putranya yang dalam tradisi tafsir dikenal sebagai Ismail, terutama QS. Ash-Shaffat ayat 100–107 dengan penekanan pada ayat 102–103. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa studi kepustakaan dan analisis isi tematik terhadap ayat Al-Qur'an, penjelasan tafsir yang dapat diakses, sepuluh artikel jurnal nasional, satu artikel jurnal internasional, dan empat buku ilmiah. Data dihimpun melalui dokumentasi, kemudian dikelompokkan berdasarkan rangkaian kisah, bentuk dialog, respons anak, serta keterkaitannya dengan pendidikan. Hasil analisis menunjukkan enam nilai yang saling berhubungan, yaitu keberanian menyampaikan pandangan, keteguhan mengambil sikap, tanggung jawab, kesabaran dan pengendalian diri, kesadaran spiritual, serta keberanian menghadapi tantangan. Dialog pada ayat 102 memberi dasar konseptual bagi komunikasi yang menghargai suara anak, sedangkan tanggapan sang anak menegaskan pentingnya komitmen moral dalam konteks ujian kenabian yang khas. Kebaruan kajian terletak pada pemetaan hubungan antara bukti tekstual, makna pendidikan, indikator kemandirian, dan kegiatan pembelajaran anak usia dini yang aman. Implikasi yang ditawarkan mencakup pemberian pilihan terbatas, pembiasaan tugas sederhana, pendampingan emosi, dan musyawarah sesuai usia. Temuan bersifat konseptual sehingga masih memerlukan pengujian melalui penelitian lapangan yang memperhatikan keberagaman perkembangan dan kebutuhan setiap anak.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi
Published
2026-10-29
DOI
https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i10.2668
Primary Topic
Qur’anic Interpretation Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

KEMANDIRIAN ANAK DALAM KISAH IBRAHIM–ISMAIL

Ahmad Zainuri, Frika Fatimah Zahra, Intan Amelia, Anna Umila
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi
Qur’anic Interpretation Studies
article

KEMANDIRIAN ANAK DALAM KISAH IBRAHIM–ISMAIL

Ahmad Zainuri, Frika Fatimah Zahra, Intan Amelia, Anna Umila
article en

Abstract

Kemandirian anak berkembang ketika anak memperoleh kesempatan menyampaikan pendapat, memilih secara terarah, mengelola emosi, dan menjalankan tanggung jawab sesuai tahap perkembangannya. Artikel ini bertujuan menganalisis nilai kemandirian dalam kisah Nabi Ibrahim dan putranya yang dalam tradisi tafsir dikenal sebagai Ismail, terutama QS. Ash-Shaffat ayat 100–107 dengan penekanan pada ayat 102–103. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa studi kepustakaan dan analisis isi tematik terhadap ayat Al-Qur'an, penjelasan tafsir yang dapat diakses, sepuluh artikel jurnal nasional, satu artikel jurnal internasional, dan empat buku ilmiah. Data dihimpun melalui dokumentasi, kemudian dikelompokkan berdasarkan rangkaian kisah, bentuk dialog, respons anak, serta keterkaitannya dengan pendidikan. Hasil analisis menunjukkan enam nilai yang saling berhubungan, yaitu keberanian menyampaikan pandangan, keteguhan mengambil sikap, tanggung jawab, kesabaran dan pengendalian diri, kesadaran spiritual, serta keberanian menghadapi tantangan. Dialog pada ayat 102 memberi dasar konseptual bagi komunikasi yang menghargai suara anak, sedangkan tanggapan sang anak menegaskan pentingnya komitmen moral dalam konteks ujian kenabian yang khas. Kebaruan kajian terletak pada pemetaan hubungan antara bukti tekstual, makna pendidikan, indikator kemandirian, dan kegiatan pembelajaran anak usia dini yang aman. Implikasi yang ditawarkan mencakup pemberian pilihan terbatas, pembiasaan tugas sederhana, pendampingan emosi, dan musyawarah sesuai usia. Temuan bersifat konseptual sehingga masih memerlukan pengujian melalui penelitian lapangan yang memperhatikan keberagaman perkembangan dan kebutuhan setiap anak.

Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang (ID)
Openalex Percentile: Top 3%
Qur’anic Interpretation Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon