Islam dan Budaya Lokal Masyarakat Lampung Pesisir Barat

Penelitian ini membahas hubungan Islam dan budaya lokal masyarakat Lampung Pesisir Barat, khususnya masyarakat Lampung Saibatin. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui buku, jurnal ilmiah, penelitian terdahulu, dan data Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan Islam dan budaya lokal berlangsung melalui interaksi dan penyesuaian antara nilai Islam dan tradisi yang diwariskan turun-temurun. Hal ini terlihat pada tradisi Ngejalang yang memuat nilai doa, silaturahmi, berbagi, dan kebersamaan, serta Ngumbai Lawok yang mencerminkan rasa syukur kepada Allah, kepedulian sosial, dan hubungan masyarakat dengan laut. Dengan demikian, Islam dan budaya lokal masyarakat Pesisir Barat tidak berdiri terpisah, tetapi saling berinteraksi membentuk kehidupan sosial dan identitas budaya masyarakat. Kata kunci: Islam, budaya lokal, Lampung Saibatin, Pesisir Barat, Ngejalang. Abstract This study examines the relationship between Islam and local culture among the Lampung Saibatin community of Pesisir Barat. Using a descriptive qualitative library-research approach based on books, scholarly articles, previous studies, and Statistics Indonesia (BPS) data, it finds that the relationship develops through interaction and mutual adjustment between Islamic values and inherited traditions. The Ngejalang tradition embodies prayer, kinship, sharing, and togetherness, while Ngumbai Lawok expresses gratitude to God, social concern, and the community’s bond with the sea. Islam and local culture therefore interact, rather than stand apart, in shaping the community’s social life and cultural identity. Keywords: Islam, local culture, Lampung Saibatin, Pesisir Barat, Ngejalang.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Sinergi Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Published
2026-10-29
DOI
https://doi.org/10.66914/ajmc8p76
Primary Topic
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Islam dan Budaya Lokal Masyarakat Lampung Pesisir Barat

Ratna Dewi, Luvia Lorra Vedriana, Fauziyan Falih Ahmad, Amanda Ali
Sinergi Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Cultural and Religious Practices in Indonesia
article

Islam dan Budaya Lokal Masyarakat Lampung Pesisir Barat

Ratna Dewi, Luvia Lorra Vedriana, Fauziyan Falih Ahmad, Amanda Ali
article en

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan Islam dan budaya lokal masyarakat Lampung Pesisir Barat, khususnya masyarakat Lampung Saibatin. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui buku, jurnal ilmiah, penelitian terdahulu, dan data Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan Islam dan budaya lokal berlangsung melalui interaksi dan penyesuaian antara nilai Islam dan tradisi yang diwariskan turun-temurun. Hal ini terlihat pada tradisi Ngejalang yang memuat nilai doa, silaturahmi, berbagi, dan kebersamaan, serta Ngumbai Lawok yang mencerminkan rasa syukur kepada Allah, kepedulian sosial, dan hubungan masyarakat dengan laut. Dengan demikian, Islam dan budaya lokal masyarakat Pesisir Barat tidak berdiri terpisah, tetapi saling berinteraksi membentuk kehidupan sosial dan identitas budaya masyarakat. Kata kunci: Islam, budaya lokal, Lampung Saibatin, Pesisir Barat, Ngejalang. Abstract This study examines the relationship between Islam and local culture among the Lampung Saibatin community of Pesisir Barat. Using a descriptive qualitative library-research approach based on books, scholarly articles, previous studies, and Statistics Indonesia (BPS) data, it finds that the relationship develops through interaction and mutual adjustment between Islamic values and inherited traditions. The Ngejalang tradition embodies prayer, kinship, sharing, and togetherness, while Ngumbai Lawok expresses gratitude to God, social concern, and the community’s bond with the sea. Islam and local culture therefore interact, rather than stand apart, in shaping the community’s social life and cultural identity. Keywords: Islam, local culture, Lampung Saibatin, Pesisir Barat, Ngejalang.

Sinergi Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (ID)
Openalex Percentile: Top 2%
Cultural and Religious Practices in Indonesia
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon