Hubungan Lama Hemodialisis Terhadap Peningkatan Berat Badan Interdialitik Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati
ABSTRACT Chronic Kidney Disease (CKD) was defined as a decline in kidney function with a Glomerular Filtration Rate below 60 ml/min per 1.73 m² for more than three months. Data from the 2018 West Java Riskesdas showed a CKD prevalence of 0.38%, or 3.8 cases per 1,000 population. One of the problems in hemodialysis patients was Interdialytic Weight Gain (IDWG), which referred to an increase in body weight between dialysis sessions due to fluid accumulation. The length of time undergoing hemodialysis had the potential to influence patients’ awareness, attitudes, and adherence to fluid intake restrictions, which in turn affected IDWG. This study aimed to determine the frequency distribution of hemodialysis duration, interdialytic weight gain, and the relationship between the two in CKD patients undergoing hemodialysis at RSD Gunung Jati. This observational study employed a cross-sectional design. Data were obtained from medical records, and sampling was conducted using simple random sampling. The study involved 60 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Spearman’s statistical test was used for analysis. The statistical test showed a p-value of 0.344, indicating no significant relationship between the duration of hemodialysis and interdialytic weight gain. There was no significant relationship between the duration of hemodialysis and interdialytic weight gain. However, patients who had undergone hemodialysis for a longer period were more vulnerable to side effects, including increased IDWG. Education on fluid management and dietary adherence was essential to maintain the health status of CKD patients. Keywords: Chronic Kidney Disease (CKD), Interdialytic Weight Gain (IDWG), Hemodialysis. ABSTRAK Gagal Ginjal Kronis (PGK) adalah penurunan fungsi ginjal dengan Laju Filtrasi Glomerulus di bawah 60 ml/menit per 1,73 m2 selama lebih dari 3 bulan. Data Riskesdas Jawa Barat 2018 menunjukkan prevalensi GGK 0,38% atau 3,8 orang per 1000 penduduk. Salah satu masalah pada pasien hemodialisis adalah Interdialytic Weight Gain (IDWG), yaitu peningkatan berat badan antar sesi dialisis akibat penumpukan cairan. Lama menjalani hemodialisis berpotensi memengaruhi kesadaran, sikap, dan kepatuhan pasien terhadap pembatasan asupan cairan yang mempengaruhi IDWG.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi lama hemodialisis, peningkatan Berat Badan Interdialitik dan hubungan antara keduanya pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis di RSD Gunung Jati. Metode observasional dengan desain cross-sectional, data mengunakan rekam medis dan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling serta melibatkan 60 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan uji statistik Spearman. Uji statistik menunjukkan nilai p=0,344 yang mengindikasikan tidak terdapat hubungan signifikan antara lama hemodialisis dan peningkatan berat badan interdialitik. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama hemodialisis dan peningkatan berat badan interdialitik. Namun, pasien yang menjalani hemodialisis dalam jangka waktu yang panjang lebih rentan terhadap efek samping, termasuk peningkatan IDWG. Edukasi mengenai pengaturan cairan dan kepatuhan diet sangat penting untuk mempertahankan status kesehatan pasien GGK. Kata Kunci: Gagal ginjal kronis (GGK), Interdialytic Weight Gain (IDWG), Hemodialisis
Authors
- Friska Oktavrisa (ORCID: https://orcid.org/0009-0003-7799-199X)
- Siti Maria Ulfah
- Ulul Albab
Institutions
- Universitas Swadaya Gunung Jati (ID)
Publication Details
- Journal
- Malahayati Nursing Journal
- Published
- 2026-10-30
- DOI
- https://doi.org/10.33024/mnj.v8i11.24668
- Primary Topic
- Dialysis and Renal Disease Management
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00