Hubungan Antara Kejadian Neuropati Diabetik dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RS Siti Khodijah Sepanjang

ABSTRACT Type 2 diabetes mellitus is a chronic metabolic disease with a rapidly increasing prevalence worldwide and is frequently accompanied by microvascular complications, particularly diabetic neuropathy. Diabetic neuropathy often presents with sensory symptoms such as pain, paresthesia, and numbness, which tend to worsen at night and may interfere with sleep quality. Disturbed sleep in patients with type 2 diabetes mellitus can adversely affect daily functioning, glycemic control, and overall quality of life. However, previous studies examining the relationship between diabetic neuropathy and sleep quality have reported inconsistent findings. This study aims to determine the relationship between the occurrence of diabetic neuropathy and sleep quality among patients with type 2 diabetes mellitus at RS Siti Khodijah Sepanjang. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. Data were collected using primary data from questionnaires and secondary data from medical records of patients with type 2 diabetes mellitus. Diabetic neuropathy was assessed based on clinical evaluation, while sleep quality was measured using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The findings demonstrate an association between the occurrence of diabetic neuropathy and impaired sleep quality in patients with type 2 diabetes mellitus. Patients experiencing diabetic neuropathy tended to have poorer sleep quality, characterized by prolonged sleep latency, reduced sleep efficiency, increased sleep fragmentation, and shorter sleep duration. Diabetic neuropathy is associated with decreased sleep quality in patients with type 2 diabetes mellitus. These findings highlight the importance of considering sleep quality as part of comprehensive management in patients with diabetic neuropathy to improve overall health outcomes. Keywords: Type 2 Diabetes Mellitus, Diabetic Neuropathy, Sleep Quality, PSQI. ABSTRAK Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan sering disertai komplikasi mikrovaskular, salah satunya neuropati diabetik. Neuropati diabetik ditandai dengan gejala sensorik seperti nyeri, kesemutan, kebas, dan rasa terbakar yang umumnya memberat pada malam hari sehingga berpotensi mengganggu kualitas tidur. Gangguan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2 dapat berdampak negatif terhadap aktivitas harian, kontrol glikemik, dan kualitas hidup. Namun, hasil penelitian sebelumnya mengenai hubungan neuropati diabetik dengan kualitas tidur masih menunjukkan ketidakkonsistenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejadian neuropati diabetik dengan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RS Siti Khodijah Sepanjang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari data primer berupa kuesioner serta data sekunder dari rekam medis pasien diabetes melitus tipe 2. Kejadian neuropati diabetik dinilai melalui evaluasi klinis, sedangkan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kejadian neuropati diabetik dengan penurunan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2. Pasien dengan neuropati diabetik cenderung mengalami kualitas tidur yang lebih buruk, ditandai dengan latensi tidur yang memanjang, efisiensi tidur yang menurun, fragmentasi tidur yang meningkat, serta durasi tidur yang lebih pendek. Terdapat hubungan antara kejadian neuropati diabetik dengan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2. Oleh karena itu, aspek kualitas tidur perlu dipertimbangkan dalam manajemen komprehensif pasien neuropati diabetik guna meningkatkan luaran kesehatan secara keseluruhan. Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Neuropati Diabetik, Kualitas Tidur, PSQI.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Published
2026-10-30
DOI
https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i11.25096
Primary Topic
Sleep and related disorders
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Antara Kejadian Neuropati Diabetik dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RS Siti Khodijah Sepanjang

Audy Meutia Ariana, Nurma Yuliyanasari, Detti Nur Irawati, Laily Irfana et al.
2 links
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Sleep and related disorders
article

Hubungan Antara Kejadian Neuropati Diabetik dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RS Siti Khodijah Sepanjang

Audy Meutia Ariana, Nurma Yuliyanasari, Detti Nur Irawati, Laily Irfana, Aurellya Shafa Helsana
article en

Abstract

ABSTRACT Type 2 diabetes mellitus is a chronic metabolic disease with a rapidly increasing prevalence worldwide and is frequently accompanied by microvascular complications, particularly diabetic neuropathy. Diabetic neuropathy often presents with sensory symptoms such as pain, paresthesia, and numbness, which tend to worsen at night and may interfere with sleep quality. Disturbed sleep in patients with type 2 diabetes mellitus can adversely affect daily functioning, glycemic control, and overall quality of life. However, previous studies examining the relationship between diabetic neuropathy and sleep quality have reported inconsistent findings. This study aims to determine the relationship between the occurrence of diabetic neuropathy and sleep quality among patients with type 2 diabetes mellitus at RS Siti Khodijah Sepanjang. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. Data were collected using primary data from questionnaires and secondary data from medical records of patients with type 2 diabetes mellitus. Diabetic neuropathy was assessed based on clinical evaluation, while sleep quality was measured using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The findings demonstrate an association between the occurrence of diabetic neuropathy and impaired sleep quality in patients with type 2 diabetes mellitus. Patients experiencing diabetic neuropathy tended to have poorer sleep quality, characterized by prolonged sleep latency, reduced sleep efficiency, increased sleep fragmentation, and shorter sleep duration. Diabetic neuropathy is associated with decreased sleep quality in patients with type 2 diabetes mellitus. These findings highlight the importance of considering sleep quality as part of comprehensive management in patients with diabetic neuropathy to improve overall health outcomes. Keywords: Type 2 Diabetes Mellitus, Diabetic Neuropathy, Sleep Quality, PSQI. ABSTRAK Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan sering disertai komplikasi mikrovaskular, salah satunya neuropati diabetik. Neuropati diabetik ditandai dengan gejala sensorik seperti nyeri, kesemutan, kebas, dan rasa terbakar yang umumnya memberat pada malam hari sehingga berpotensi mengganggu kualitas tidur. Gangguan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2 dapat berdampak negatif terhadap aktivitas harian, kontrol glikemik, dan kualitas hidup. Namun, hasil penelitian sebelumnya mengenai hubungan neuropati diabetik dengan kualitas tidur masih menunjukkan ketidakkonsistenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejadian neuropati diabetik dengan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RS Siti Khodijah Sepanjang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari data primer berupa kuesioner serta data sekunder dari rekam medis pasien diabetes melitus tipe 2. Kejadian neuropati diabetik dinilai melalui evaluasi klinis, sedangkan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kejadian neuropati diabetik dengan penurunan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2. Pasien dengan neuropati diabetik cenderung mengalami kualitas tidur yang lebih buruk, ditandai dengan latensi tidur yang memanjang, efisiensi tidur yang menurun, fragmentasi tidur yang meningkat, serta durasi tidur yang lebih pendek. Terdapat hubungan antara kejadian neuropati diabetik dengan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2. Oleh karena itu, aspek kualitas tidur perlu dipertimbangkan dalam manajemen komprehensif pasien neuropati diabetik guna meningkatkan luaran kesehatan secara keseluruhan. Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Neuropati Diabetik, Kualitas Tidur, PSQI.

MAHESA Malahayati Health Student JournalVol. 6(11)
Universitas Muhammadiyah Surabaya (ID)
Good health and well-being
Openalex Percentile: Top 8%
Sleep and related disorders
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon