ANALISIS KESEHATAN BANK HIMBARA BERDASARKAN METODE CAMEL PADA PENEMPATAN DANA PEMERINTAH 2025

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesehatan empat bank HIMBARA (BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN) pada periode penempatan dana pemerintah tahun 2025 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025, serta mengidentifikasi komponen CAMEL yang paling dominan pada masing-masing bank. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan publikasi triwulan I-IV tahun 2025 yang dianalisis melalui enam rasio keuangan, yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan (NPL), Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh bank berpredikat Sangat Sehat pada aspek CAR dan BOPO. Pada aspek NPL, Bank Mandiri dan BNI berpredikat Sangat Sehat sedangkan BRI dan BTN berpredikat Sehat. Pada aspek NPM, keempat bank secara seragam berpredikat Tidak Sehat, mencerminkan tantangan struktural dalam optimalisasi nilai tambah aktivitas intermediasi. Pada aspek ROA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI berpredikat Sangat Sehat sementara BTN berpredikat Cukup Sehat, dan pada aspek LDR keempat bank berpredikat Cukup Sehat. Berdasarkan Nilai Komposit CAMEL berbobot, Bank Mandiri memperoleh nilai tertinggi sebesar 82,93 dengan predikat Sehat (Peringkat 1), sedangkan BNI (80,61), BRI (79,55), dan BTN (74,29) berpredikat Cukup Sehat (Peringkat 2), dengan NPM, ROA, dan LDR sebagai pembeda utama antarbank. Secara keseluruhan, kebijakan penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun pada tahun 2025 terbukti mendorong ekspansi kredit bank HIMBARA, namun efektivitasnya dalam meningkatkan kesehatan bank secara menyeluruh masih dibatasi oleh tantangan pada aspek manajemen dan rentabilitas, terutama pada BTN.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Fenomena
Published
2026-10-29
DOI
https://doi.org/10.66764/s3p01122
Primary Topic
Banking Sector Performance and Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

ANALISIS KESEHATAN BANK HIMBARA BERDASARKAN METODE CAMEL PADA PENEMPATAN DANA PEMERINTAH 2025

Muhammad Aga Sekamdo, Sugeng Wibowo, Danang Dwi Putra
Fenomena
Banking Sector Performance and Management
article

ANALISIS KESEHATAN BANK HIMBARA BERDASARKAN METODE CAMEL PADA PENEMPATAN DANA PEMERINTAH 2025

Muhammad Aga Sekamdo, Sugeng Wibowo, Danang Dwi Putra
article en

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesehatan empat bank HIMBARA (BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN) pada periode penempatan dana pemerintah tahun 2025 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025, serta mengidentifikasi komponen CAMEL yang paling dominan pada masing-masing bank. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan publikasi triwulan I-IV tahun 2025 yang dianalisis melalui enam rasio keuangan, yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan (NPL), Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh bank berpredikat Sangat Sehat pada aspek CAR dan BOPO. Pada aspek NPL, Bank Mandiri dan BNI berpredikat Sangat Sehat sedangkan BRI dan BTN berpredikat Sehat. Pada aspek NPM, keempat bank secara seragam berpredikat Tidak Sehat, mencerminkan tantangan struktural dalam optimalisasi nilai tambah aktivitas intermediasi. Pada aspek ROA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI berpredikat Sangat Sehat sementara BTN berpredikat Cukup Sehat, dan pada aspek LDR keempat bank berpredikat Cukup Sehat. Berdasarkan Nilai Komposit CAMEL berbobot, Bank Mandiri memperoleh nilai tertinggi sebesar 82,93 dengan predikat Sehat (Peringkat 1), sedangkan BNI (80,61), BRI (79,55), dan BTN (74,29) berpredikat Cukup Sehat (Peringkat 2), dengan NPM, ROA, dan LDR sebagai pembeda utama antarbank. Secara keseluruhan, kebijakan penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun pada tahun 2025 terbukti mendorong ekspansi kredit bank HIMBARA, namun efektivitasnya dalam meningkatkan kesehatan bank secara menyeluruh masih dibatasi oleh tantangan pada aspek manajemen dan rentabilitas, terutama pada BTN.

Fenomena
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Madani (ID)
Openalex Percentile: Top 4%
Banking Sector Performance and Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon