Edukasi PHBS dan Praktik Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Siswa SDN 20 Gunung Pangilun
Pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa sekolah dasar memerlukan edukasi dan kesempatan untuk berlatih. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman tentang pencegahan diare melalui edukasi PHBS dan praktik cuci tangan, serta pengenalan kefarmasian dan DAGUSIBU. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Januari 2025 di SDN 20 Gunung Pangilun, Padang, dengan melibatkan 23 siswa kelas V. Pelaksanaan mencakup kuesioner awal, penyuluhan interaktif, praktik cuci tangan enam langkah, tanya jawab, dan kuesioner akhir. Evaluasi dilakukan pada 23 siswa yang sama dengan data lengkap menggunakan analisis deskriptif dan uji McNemar eksak dua sisi secara eksploratif, disertai koreksi Holm untuk 5 butir. Pilihan benar pada butir kebersihan makanan meningkat dari 22 siswa (95,65%) menjadi 23 siswa (100%); perubahan ini tidak bermakna secara statistik (p = 1,000). Pada butir pengenalan apotek sebagai tempat memperoleh obat, pilihan Benar meningkat dari 11 siswa (47,83%) menjadi 23 siswa (100%; p = 0,00049; p terkoreksi = 0,00244). Tiga butir lainnya tetap 100% pada kedua pengukuran. Kegiatan memfasilitasi partisipasi siswa dalam penyuluhan, praktik, dan tanya jawab. Perubahan respons terutama ditemukan pada pengenalan apotek, sedangkan tingginya capaian awal membatasi perubahan yang dapat terukur pada butir lainnya. Hasil mendukung penguatan edukasi sekolah, tetapi belum membuktikan perubahan kebiasaan, penurunan kejadian diare, atau penguasaan seluruh komponen DAGUSIBU.
Authors
- Selvia Wiliantari
- Aried Eriadi
- Muhammad Alghifary
- Puja Mustifa
- Safwan Charunnisak
- Putri Nabila
Institutions
- Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Padang (ID)
Publication Details
- Journal
- Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
- Published
- 2026-10-31
- DOI
- https://doi.org/10.63822/42hc4c95
- Primary Topic
- School Health and Nursing Education
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00