Differences in Intestinal Microbiota Profiles in Hirschsprung, Hirschsprung-Associated Enterocolitis, and Non-hirschsprung Cases

Pendahuluan: Diperkirakan setiap tahun terdapat sekitar 939 bayi lahir dengan penyakit Hirschsprung (PH). Hirschsprung-Associated Enterocolitis (HAEC) merupakan komplikasi penyakit Hirschsprung yang menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas tertinggi. Komposisi abnormal mikroorganisme usus merupakan salah satu faktor risiko terjadinya HAEC. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rasio Clostridium spp., Escherichia coli, serta profil filum mikrobiota usus pada kasus PH, HAEC, dan non-PH. Metode: Penelitian cross-sectional ini melibatkan tiga kelompok yaitu PH, HAEC, dan non-PH, masing-masing terdiri dari 6 pasien. Rasio bakteri Clostridium spp. dan Escherichia coli ditentukan dengan kultur feses. Profil mikrobiota usus dianalisis menggunakan 16S rRNA sequencing. Analisis rasio komposisi mikrobiota usus dilakukan dengan perangkat lunak IBM SPSS 22.0 (Armonk, NY, USA). Hasil: Diperoleh hasil yang signifikan pada persentase rasio Escherichia coli/Clostridium spp. di antara ketiga kelompok dengan nilai p=0,017. Pada perbandingan antar filum, hanya Bacteroidetes yang menunjukkan perbedaan signifikan (p=0,010), sedangkan Actinobacteria, Firmicutes, dan Proteobacteria tidak ada perbedaan bermakna dengan masing-masing nilai p 0,948, 0,081, dan 0,207. Kesimpulan: Perbedaan signifikan pada rasio Escherichia coli/Clostridium spp. dan filum Bacteroidetes antar kelompok mencerminkan adanya disbiosis mikrobiota usus yang berkaitan dengan HAEC.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan
Published
2026-10-29
DOI
https://doi.org/10.11594/jk-risk.06.1.3
Primary Topic
Congenital gastrointestinal and neural anomalies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Differences in Intestinal Microbiota Profiles in Hirschsprung, Hirschsprung-Associated Enterocolitis, and Non-hirschsprung Cases

Respati Suryanto Dradjat, Wisnu Barlıanto, Dewi Santosaningsih, Happy Kurnia Permatasari et al.
Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan
Congenital gastrointestinal and neural anomalies
article

Differences in Intestinal Microbiota Profiles in Hirschsprung, Hirschsprung-Associated Enterocolitis, and Non-hirschsprung Cases

Respati Suryanto Dradjat, Wisnu Barlıanto, Dewi Santosaningsih, Happy Kurnia Permatasari, Harun Alrayid Harun Alrasyid, Lulik Inggarwati, Oei Thomas Sanjaya Wibowo
article en

Abstract

Pendahuluan: Diperkirakan setiap tahun terdapat sekitar 939 bayi lahir dengan penyakit Hirschsprung (PH). Hirschsprung-Associated Enterocolitis (HAEC) merupakan komplikasi penyakit Hirschsprung yang menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas tertinggi. Komposisi abnormal mikroorganisme usus merupakan salah satu faktor risiko terjadinya HAEC. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rasio Clostridium spp., Escherichia coli, serta profil filum mikrobiota usus pada kasus PH, HAEC, dan non-PH. Metode: Penelitian cross-sectional ini melibatkan tiga kelompok yaitu PH, HAEC, dan non-PH, masing-masing terdiri dari 6 pasien. Rasio bakteri Clostridium spp. dan Escherichia coli ditentukan dengan kultur feses. Profil mikrobiota usus dianalisis menggunakan 16S rRNA sequencing. Analisis rasio komposisi mikrobiota usus dilakukan dengan perangkat lunak IBM SPSS 22.0 (Armonk, NY, USA). Hasil: Diperoleh hasil yang signifikan pada persentase rasio Escherichia coli/Clostridium spp. di antara ketiga kelompok dengan nilai p=0,017. Pada perbandingan antar filum, hanya Bacteroidetes yang menunjukkan perbedaan signifikan (p=0,010), sedangkan Actinobacteria, Firmicutes, dan Proteobacteria tidak ada perbedaan bermakna dengan masing-masing nilai p 0,948, 0,081, dan 0,207. Kesimpulan: Perbedaan signifikan pada rasio Escherichia coli/Clostridium spp. dan filum Bacteroidetes antar kelompok mencerminkan adanya disbiosis mikrobiota usus yang berkaitan dengan HAEC.

Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan
University of Brawijaya (ID), RSUD Prof. Dr. Saiful Anwar Malang (ID)
Openalex Percentile: Top 10%
Congenital gastrointestinal and neural anomalies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon