Adab Al-‘Ālim dan Adab Al-Muta‘Allim di Era Digital: Studi Literatur Etika Guru dan Siswa

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi guru dan siswa serta menghadirkan persoalan etika terkait kesantunan komunikasi, integritas akademik, tanggung jawab, dan privasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi prinsip Adab al-‘Ālim dan Adab al-Muta‘allim dalam pendidikan Islam, memetakan pembahasan etika relasi guru dan siswa pada pembelajaran digital, serta merekonstruksi relevansi kedua konsep tersebut dalam konteks kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap 25 artikel jurnal terbitan 2021–2026, didukung kitab pendidikan Islam dan buku metodologi penelitian. Data dikumpulkan melalui penelusuran sumber terbuka dan dianalisis menggunakan analisis isi serta sintesis tematik dengan mengelompokkan temuan berdasarkan adab guru, adab siswa, etika komunikasi digital, integritas akademik, dan perlindungan privasi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa keteladanan, amanah, kejujuran, kesantunan, penghormatan terhadap ilmu, dan tanggung jawab dapat menjadi dasar etika relasional di ruang digital. Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual yang menekankan tanggung jawab timbal balik guru dan siswa. Penelitian selanjutnya disarankan menguji kerangka tersebut melalui studi empiris di berbagai lingkungan pendidikan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Published
2026-10-28
Primary Topic
Education and Islamic Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Adab Al-‘Ālim dan Adab Al-Muta‘Allim di Era Digital: Studi Literatur Etika Guru dan Siswa

Muchamad Toif Chasani, Rizq Syarii Fuddin
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Education and Islamic Studies
article

Adab Al-‘Ālim dan Adab Al-Muta‘Allim di Era Digital: Studi Literatur Etika Guru dan Siswa

Muchamad Toif Chasani, Rizq Syarii Fuddin
article en

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi guru dan siswa serta menghadirkan persoalan etika terkait kesantunan komunikasi, integritas akademik, tanggung jawab, dan privasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi prinsip Adab al-‘Ālim dan Adab al-Muta‘allim dalam pendidikan Islam, memetakan pembahasan etika relasi guru dan siswa pada pembelajaran digital, serta merekonstruksi relevansi kedua konsep tersebut dalam konteks kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap 25 artikel jurnal terbitan 2021–2026, didukung kitab pendidikan Islam dan buku metodologi penelitian. Data dikumpulkan melalui penelusuran sumber terbuka dan dianalisis menggunakan analisis isi serta sintesis tematik dengan mengelompokkan temuan berdasarkan adab guru, adab siswa, etika komunikasi digital, integritas akademik, dan perlindungan privasi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa keteladanan, amanah, kejujuran, kesantunan, penghormatan terhadap ilmu, dan tanggung jawab dapat menjadi dasar etika relasional di ruang digital. Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual yang menekankan tanggung jawab timbal balik guru dan siswa. Penelitian selanjutnya disarankan menguji kerangka tersebut melalui studi empiris di berbagai lingkungan pendidikan.

Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto (ID)
Openalex Percentile: Top 3%
Education and Islamic Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon