MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PELAJARAN IPA TENTANG SISTEM PERNAPASAN MANUSIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA SISWA KELAS V SDN CILILITAN 3

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan di lapangan yang menunjukkan rendahnya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) materi Sistem Pernapasan Manusia pada siswa kelas V SDN Cililitan 3. Permasalahan utama yang teridentifikasi adalah dominannya penggunaan metode pembelajaran konvensional (ceramah) yang berpusat pada guru, minimnya inovasi model pembelajaran, serta kurangnya penggunaan media visual yang memadai untuk memvisualisasikan materi anatomi tubuh yang bersifat abstrak. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran Mind Mapping dan menganalisis peningkatkan hasil belajar serta aktivitas siswa pada materi tersebut. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif dengan mengadaptasi model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam tiga siklus (Siklus I, II, dan III). Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas V Tahun Ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes kognitif (pre-test dan post-test), observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Penerapan Mind Mapping divariasikan pada setiap siklus, yaitu Circle Map pada Siklus I, Flow Map pada Siklus II, dan Brace Map pada Siklus III. Hasil penelitian secara empiris menunjukkan adanya peningkatan yang sangat signifikan di setiap tahapan. Pada kondisi awal (prasiklus), nilai rata-rata klasikal hanya sebesar 34,37 dengan persentase ketuntasan 0%. Setelah dilakukan intervensi pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 52,71 (ketuntasan 25%). Pada Siklus II, rata-rata nilai kembali meningkat menjadi 60,62 (ketuntasan 37,50%). Peningkatan puncaknya terjadi pada Siklus III, di mana nilai rata-rata mencapai 76,87 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal menyentuh angka 100%. Sejalan dengan hal tersebut, hasil observasi aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan pesat dari kategori "Kurang/Cukup" menjadi kategori "Sangat Baik". Kesimpulannya, model pembelajaran Mind Mapping sangat efektif dalam mengkonkretkan materi abstrak, meningkatkan partisipasi aktif, dan mendongkrak hasil belajar IPA siswa secara komprehensif.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar
Published
2026-10-28
Primary Topic
Educational Methods and Outcomes
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PELAJARAN IPA TENTANG SISTEM PERNAPASAN MANUSIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA SISWA KELAS V SDN CILILITAN 3

Eva Eva
Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar
Educational Methods and Outcomes
article

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PELAJARAN IPA TENTANG SISTEM PERNAPASAN MANUSIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA SISWA KELAS V SDN CILILITAN 3

Eva Eva
article en

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan di lapangan yang menunjukkan rendahnya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) materi Sistem Pernapasan Manusia pada siswa kelas V SDN Cililitan 3. Permasalahan utama yang teridentifikasi adalah dominannya penggunaan metode pembelajaran konvensional (ceramah) yang berpusat pada guru, minimnya inovasi model pembelajaran, serta kurangnya penggunaan media visual yang memadai untuk memvisualisasikan materi anatomi tubuh yang bersifat abstrak. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran Mind Mapping dan menganalisis peningkatkan hasil belajar serta aktivitas siswa pada materi tersebut. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif dengan mengadaptasi model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam tiga siklus (Siklus I, II, dan III). Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas V Tahun Ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes kognitif (pre-test dan post-test), observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Penerapan Mind Mapping divariasikan pada setiap siklus, yaitu Circle Map pada Siklus I, Flow Map pada Siklus II, dan Brace Map pada Siklus III. Hasil penelitian secara empiris menunjukkan adanya peningkatan yang sangat signifikan di setiap tahapan. Pada kondisi awal (prasiklus), nilai rata-rata klasikal hanya sebesar 34,37 dengan persentase ketuntasan 0%. Setelah dilakukan intervensi pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 52,71 (ketuntasan 25%). Pada Siklus II, rata-rata nilai kembali meningkat menjadi 60,62 (ketuntasan 37,50%). Peningkatan puncaknya terjadi pada Siklus III, di mana nilai rata-rata mencapai 76,87 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal menyentuh angka 100%. Sejalan dengan hal tersebut, hasil observasi aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan pesat dari kategori "Kurang/Cukup" menjadi kategori "Sangat Baik". Kesimpulannya, model pembelajaran Mind Mapping sangat efektif dalam mengkonkretkan materi abstrak, meningkatkan partisipasi aktif, dan mendongkrak hasil belajar IPA siswa secara komprehensif.

Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Syekh Manshur (ID)
Openalex Percentile: Top 3%
Educational Methods and Outcomes
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PELAJARAN IPA TENTANG SISTEM PERNAPASAN MANUSIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA SISWA KELAS V SDN CILILITAN 3 — Eva Eva · Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar (2026) | TGRS Research Map | TGRS