Relevansi Model Keilmuan Baitul Hikmah Era Abbasiyah Dalam Reorientasi Sistem Pendidikan Islam Modern

Sistem pendidikan Islam modern menghadapi krisis epistemologis akibat dikotomi ilmu dan stagnasi tradisi riset. Penelitian ini bertujuan menganalisis model keilmuan Baitul Hikmah era Abbasiyah serta merumuskan relevansinya bagi reorientasi pendidikan Islam modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi pustaka melalui analisis isi dan historiografi kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Baitul Hikmah ditopang oleh empat pilar utama, yaitu integrasi keilmuan holistik, gerakan penerjemahan masif, inklusivitas akademik, dan pendanaan riset penuh dari negara. Pembahasan merekomendasikan reorientasi pendidikan Islam melalui transformasi kurikulum terpadu yang menghapus dikotomi sains dan agama, penguatan pembelajaran berbasis penelitian, serta pembentukan ekosistem akademik yang terbuka. Reorientasi ini menuntut komitmen politik dan investasi infrastruktur riset yang nyata agar pendidikan Islam kembali mampu melahirkan inovasi sains berdaya saing global.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Published
2026-10-28
Primary Topic
Education and Islamic Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Relevansi Model Keilmuan Baitul Hikmah Era Abbasiyah Dalam Reorientasi Sistem Pendidikan Islam Modern

Siti Khoirunnisa, Irawan, Arya Aditya Eka Saputra, Siti Nur As-Syifa
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Education and Islamic Studies
article

Relevansi Model Keilmuan Baitul Hikmah Era Abbasiyah Dalam Reorientasi Sistem Pendidikan Islam Modern

Siti Khoirunnisa, Irawan, Arya Aditya Eka Saputra, Siti Nur As-Syifa
article en

Abstract

Sistem pendidikan Islam modern menghadapi krisis epistemologis akibat dikotomi ilmu dan stagnasi tradisi riset. Penelitian ini bertujuan menganalisis model keilmuan Baitul Hikmah era Abbasiyah serta merumuskan relevansinya bagi reorientasi pendidikan Islam modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi pustaka melalui analisis isi dan historiografi kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Baitul Hikmah ditopang oleh empat pilar utama, yaitu integrasi keilmuan holistik, gerakan penerjemahan masif, inklusivitas akademik, dan pendanaan riset penuh dari negara. Pembahasan merekomendasikan reorientasi pendidikan Islam melalui transformasi kurikulum terpadu yang menghapus dikotomi sains dan agama, penguatan pembelajaran berbasis penelitian, serta pembentukan ekosistem akademik yang terbuka. Reorientasi ini menuntut komitmen politik dan investasi infrastruktur riset yang nyata agar pendidikan Islam kembali mampu melahirkan inovasi sains berdaya saing global.

Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Universitas Islam Syekh Yusuf (ID)
Openalex Percentile: Top 3%
Education and Islamic Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon