Analisis Hukum Islam terhadap Tradisi Pemberian Mahar yang Bernilai Tinggi serta Potensi Dampak pada Perkawinan

Mahar adalah kewajiban suami yang ditegaskan Al-Qur'an, tetapi hukum, Islam tidak menetapkan batas maksimalnya, Ruang kosong ini diisi oleh adat di berbagai daerah, dan di sebagian tempat nilai mahar naik menjadi penanda status sosial yang membebani calon suami. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan mahat bernilai tinggi menurut bukum, Islam dan memetakan potensi dampaknya terhadap perkawinan, Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif-konseptual terhadap Al-Qur'an, hadis, Kompilasi Hukum Islam, dan lima belas artikel jurnal karya penulis Indonesia yang terbit pada 2017 sampai 2026. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui kategorisasi tema. dan penalaran maqasid al-gyariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahar tinggi tidak dilarang selama memenuhi tiga syarat yaitu kerelaan kedua pihak, kemampuan calon suami, dan fungsi mahar sebagai penghormatan, bukan alat gengsi. Bila syarat itu gagal, mahar tinggi berpotensi menunda perkawinan, mendorong utang dan kawin lari, serta menggeser makua mahar menjadi komoditas. Penelitian ini menawarkan uji tiga lapis untuk menilai mahar tinggi dan merekomendasikan kesepakatan adat yang transparan serta edukasi hukum.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Cendekia Hukum Indonesia
Published
2026-10-28
DOI
https://doi.org/10.71417/jchi.v2i2.248
Primary Topic
Marriage and Family Dynamics
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Hukum Islam terhadap Tradisi Pemberian Mahar yang Bernilai Tinggi serta Potensi Dampak pada Perkawinan

Holijah, Muhammad Dzaki, April Lianti Nadia, Hesty Nesyah
Jurnal Cendekia Hukum Indonesia
Marriage and Family Dynamics
article

Analisis Hukum Islam terhadap Tradisi Pemberian Mahar yang Bernilai Tinggi serta Potensi Dampak pada Perkawinan

Holijah, Muhammad Dzaki, April Lianti Nadia, Hesty Nesyah
article en

Abstract

Mahar adalah kewajiban suami yang ditegaskan Al-Qur'an, tetapi hukum, Islam tidak menetapkan batas maksimalnya, Ruang kosong ini diisi oleh adat di berbagai daerah, dan di sebagian tempat nilai mahar naik menjadi penanda status sosial yang membebani calon suami. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan mahat bernilai tinggi menurut bukum, Islam dan memetakan potensi dampaknya terhadap perkawinan, Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif-konseptual terhadap Al-Qur'an, hadis, Kompilasi Hukum Islam, dan lima belas artikel jurnal karya penulis Indonesia yang terbit pada 2017 sampai 2026. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui kategorisasi tema. dan penalaran maqasid al-gyariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahar tinggi tidak dilarang selama memenuhi tiga syarat yaitu kerelaan kedua pihak, kemampuan calon suami, dan fungsi mahar sebagai penghormatan, bukan alat gengsi. Bila syarat itu gagal, mahar tinggi berpotensi menunda perkawinan, mendorong utang dan kawin lari, serta menggeser makua mahar menjadi komoditas. Penelitian ini menawarkan uji tiga lapis untuk menilai mahar tinggi dan merekomendasikan kesepakatan adat yang transparan serta edukasi hukum.

Jurnal Cendekia Hukum Indonesia
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang (ID)
Openalex Percentile: Top 5%
Marriage and Family Dynamics
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon
Analisis Hukum Islam terhadap Tradisi Pemberian Mahar yang Bernilai Tinggi serta Potensi Dampak pada Perkawinan — Holijah, Muhammad Dzaki, et al. · Jurnal Cendekia Hukum Indonesia (2026) | TGRS Research Map | TGRS