Dampak Efisiensi dan Diversifikasi Pendapatan Terhadap Kinerja Bank di Bursa Efek Indonesia
ABSTRACT This study examines the influence of internal and external factors on bank performance by considering seven independent variables: operational efficiency, allocative efficiency, income diversification, bank size, gross domestic product growth, inflation, and liquidity risk as a novel addition. A quantitative approach applies secondary data from 30 bank financial reports registered on the Indonesia Stock Exchange during the 2020-2024 period. Panel data regression serves as the analytical method, with the fixed effects model emerging as the best fit. Findings reveal that operational efficiency, allocative efficiency, income diversification, bank size, and GDP growth exert a positive and significant effect on bank performance. In other words, increases in these five variables correspond to improvements in bank financial performance. On the other hand, inflation and liquidity risk demonstrate a negative and significant influence on bank performance, meaning that rising inflation or increasing liquidity risk tends to reduce bank performance. The practical implication of this study confirms that banks need to enhance operational efficiency, strengthen income diversification strategies, and maintain liquidity stability to improve financial performance amidst ongoing economic dynamics. Abstrak Penelitian ini mengkaji pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap kinerja bank dengan mempertimbangkan tujuh variabel independen: efisiensi operasional, efisiensi alokatif, diversifikasi pendapatan, ukuran bank, pertumbuhan produk domestik bruto, inflasi, serta risiko likuiditas sebagai variabel kebaruan. Pendekatan kuantitatif diterapkan menggunakan data sekunder dari 30 laporan keuangan perbankan yang teregistrasi di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020 hingga 2024. Analisis dilakukan dengan regresi data panel, di mana model efek tetap terpilih sebagai model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi operasional, efisiensi alokatif, diversifikasi pendapatan, ukuran bank, dan pertumbuhan GDP berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bank. Dengan kata lain, peningkatan pada kelima variabel tersebut akan diikuti oleh peningkatan kinerja keuangan bank. Di sisi lain, inflasi dan risiko likuiditas menunjukkan pengaruh negatif dan tergolong signifikan terhadap kinerja bank, artinya ketika inflasi naik atau risiko likuiditas meningkat, kinerja bank cenderung menurun. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa perbankan perlu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat strategi diversifikasi pendapatan, serta menjaga stabilitas likuiditas guna meningkatkan kinerja keuangan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.
Authors
- Meta Ulandari
- Farah Margaretha Leon
- Locita Maharani
Publication Details
- Journal
- Jurnal Manajemen & Bisnis Kreatif
- Published
- 2026-10-28
- DOI
- https://doi.org/10.36805/f0x3p805
- Primary Topic
- Banking Sector Performance and Management
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00